Investasi Bogor Rp6,59 Triliun, 12.509 Tenaga Kerja Terserap

Realisasi investasi Kabupaten Bogor mencapai Rp6,59 triliun pada triwulan II 2026 dan menyerap 12.509 tenaga kerja dari 3.070 perusahaan.

Investasi Bogor Rp6,59 Triliun, 12.509 Tenaga Kerja Terserap
Bupati Bogor Rudy Susmanto

INILAHKORAN.ID-Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mencatat realisasi investasi sebesar Rp6,59 triliun pada triwulan II 2026. investasi tersebut mampu menyerap 12.509 tenaga kerja di berbagai sektor usaha.

Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan capaian investasi pada periode April hingga Juni 2026 tersebut berasal dari 3.070 perusahaan yang menjalankan sebanyak 8.872 proyek.

investasi merupakan salah satu pilar utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bogor,” kata Rudy di Cibinong, Kamis.

Dari total realisasi tersebut, penanaman modal dalam negeri (PMDN) mencapai Rp4,75 triliun, sedangkan penanaman modal asing (PMA) sebesar Rp1,84 triliun.

Dengan demikian, PMDN berkontribusi sekitar 72 persen terhadap total realisasi investasi Kabupaten Bogor pada triwulan II 2026.

Sektor Perumahan dan Kawasan Industri Dominan

Berdasarkan sektor usaha, investasi terbesar berasal dari perumahan dan kawasan industri dengan nilai mencapai Rp2,76 triliun.

Selanjutnya, sektor jasa lainnya menyumbang Rp1,07 triliun, sementara sektor transportasi, pergudangan, dan telekomunikasi mencapai Rp605,52 miliar.

investasi pada sektor industri makanan tercatat sebesar Rp338,47 miliar. Sementara itu, sektor perdagangan dan reparasi menyumbang Rp293,42 miliar.

Besarnya investasi di sejumlah sektor tersebut menunjukkan aktivitas ekonomi di Kabupaten Bogor terus bergerak dan menjadi salah satu penopang pertumbuhan ekonomi daerah.

Industri Kimia dan Farmasi Serap tenaga kerja Terbanyak

Dari sisi ketenagakerjaan, sektor industri kimia dan farmasi menjadi penyerap tenaga kerja terbanyak dengan jumlah mencapai 1.904 orang.

Berikutnya, sektor perdagangan dan reparasi menyerap 1.753 tenaga kerja. Sedangkan sektor industri logam, mesin, dan elektronika menyerap sebanyak 1.631 pekerja.

Secara keseluruhan, realisasi investasi Kabupaten Bogor telah mencapai Rp13,72 triliun dengan total penyerapan tenaga kerja sebanyak 25.502 orang.

Capaian tersebut menempatkan Kabupaten Bogor di peringkat ketiga realisasi investasi dan peringkat kedua penyerapan tenaga kerja di Jawa Barat.

Pemkab Bogor Dorong investasi Berdampak ke Masyarakat

Rudy menekankan bahwa investasi yang masuk ke Kabupaten Bogor harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama melalui penciptaan lapangan pekerjaan dan peningkatan aktivitas ekonomi.

“Ketika investasi masuk, usaha bergerak, lapangan pekerjaan terbuka dan ekonomi masyarakat ikut tumbuh,” ujarnya.

Untuk menjaga daya tarik investasi, Pemkab Bogor terus berupaya menciptakan iklim usaha yang kondusif. Langkah tersebut dilakukan melalui kemudahan pelayanan perizinan, penguatan infrastruktur dan konektivitas, serta pemberian kepastian dan kenyamanan bagi pelaku usaha.

“Capaian ini menjadi motivasi bagi kita untuk terus memperbaiki pelayanan, memperkuat infrastruktur, dan memastikan investasi yang hadir di Kabupaten Bogor memberikan dampak sebesar-besarnya bagi masyarakat,” kata Rudy.***


Editor : JakaPermana