Aespa Diduga Beri Hadiah 'Murah' untuk Penggemar, Fans Buang Makanan yang Diberi Idola Mereka

Penggemar buang hadiah pemberian aespa ke tempat sampah yang berisi makanan yang dinilai 'murah'.

Aespa Diduga Beri Hadiah 'Murah' untuk Penggemar, Fans Buang Makanan yang Diberi Idola Mereka
Hadiah dari aespa yang dibuang oleh penggemar.

INILAHKORAN, Bandung - Di tahun 2025 ini, girl grup aespa nampaknya terus terlibat berbagai kontroversi.

aespa kini menuai kritik setelah hadiah makanan yang diberikan kepada penggemar di acara pra-rekaman MBC Gayo Daejejeon dicap 'murah' dan kemudian terlihat dibuang, memicu perdebatan tentang standar dukungan penggemar.

Grup aespa menjadi pusat kontroversi setelah hadiah yang mereka berikan kepada penggemar pada pra-rekaman MBC Gayo Daejejeon tahun ini memicu kekecewaan luas dan kecaman online.

"Penghargaan balasan aespa di Gayo Daejejeon. Ssam Bap? Air Panas Kompor," ungkap penggemar yang memperlihatkan makanan yang dia terima dari idola-nya.

Grup tersebut menyiapkan paket makanan untuk para penggemar yang menghadiri sesi pra-rekaman.

Ini merupakan sebuah praktik yang umum disebut di Korea sebagai "dukungan penggemar terbalik," yang dimaksudkan untuk berterima kasih kepada penggemar karena datang lebih awal dan menunggu selama jadwal yang panjang.

aespa tidak akan menghadiri siaran langsung Malam Tahun Baru, karena mereka dijadwalkan untuk tampil di luar negeri di Jepang malam itu.

Namun, apa yang awalnya dimaksudkan sebagai ungkapan apresiasi dengan cepat berubah menjadi perdebatan sengit. 

Menurut para penggemar yang hadir, tas hadiah tersebut berisi ssambap, makanan sederhana Korea yang terdiri dari nasi dan lauk pauk yang dibungkus dengan sayuran hijau, bersama dengan air minum kemasan dan penghangat tubuh sekali pakai. 

Meskipun ssambap adalah hidangan sehari-hari yang umum di Korea, banyak penggemar merasa hal itu kurang memuaskan dan tidak pantas untuk acara siaran akhir tahun berskala besar.

"Sekalipun kamu tidak suka ssam bap itu, apakah kamu waras jika membuangnya ke tempat sampah dalam kondisi seperti itu?," tanya netizen.

"Kenapa kau menyalahkanku untuk ini? Seharusnya kau membuatnya agar aku tidak perlu memakannya. Aku sudah membayar untuk mengikutimu, jadi kenapa aku dipaksa memakannya?," jawab penggemar yang merasa kesal.

Kritik semakin intensif ketika foto-foto mulai beredar di media sosial yang menunjukkan banyak tas hadiah dibiarkan begitu saja dan dibuang di tempat sampah. 

Gambar-gambar tersebut memicu kemarahan dan menimbulkan perbedaan pendapat. Beberapa penggemar memandang tindakan tersebut sebagai bentuk protes terhadap apa yang mereka anggap sebagai dukungan berkualitas rendah.

Sementara yang lain merasa tidak nyaman melihat makanan dibuang begitu saja, terlepas dari keadaannya.

Reaksi di dunia maya sangat keras, dengan beberapa penggemar mempertanyakan mengapa grup papan atas yang didukung oleh agensi besar menawarkan hadiah yang begitu minim.

Yang lain berpendapat bahwa penggemar sudah menginvestasikan waktu dan uang yang signifikan untuk bepergian ke lokasi konser, dan seharusnya tidak diharapkan untuk menerima atau mengonsumsi hadiah yang mereka anggap mengecewakan karena kewajiban.

Kontroversi semakin membesar ketika dibandingkan dengan hadiah yang diberikan oleh grup idola lain. 

Para penggemar menunjuk beberapa grup yang dikenal menawarkan makanan lengkap, makanan penutup, camilan, photocard, stiker, perlengkapan musim dingin, dan bahkan produk kecantikan selama pra-rekaman. 

Grup seperti ILLIT, BLACKPINK, LE SSERAFIM, dan NewJeans sering disebut sebagai contoh dukungan penggemar balik yang lebih bijaksana dan murah hati. 

Beberapa penggemar juga mencatat bahwa grup senior dari agensi yang sama secara historis memberikan paket yang lebih mewah, yang semakin memperdalam rasa frustrasi.

Saat diskusi menyebar, banyak yang menyebut pemberian hadiah dari aespa sebagai terburu-buru atau kurang tulus, sementara yang lain berpendapat bahwa kesalahan seharusnya tidak sepenuhnya ditimpakan pada para artis itu sendiri, melainkan pada keputusan manajemen di balik layar.

Insiden tersebut telah memicu kembali percakapan yang lebih luas di kalangan penggemar K-Pop tentang ekspektasi, hak istimewa, dan apa yang dianggap sebagai apresiasi penggemar yang bermakna.

Meskipun opini masih sangat terpecah, gambar-gambar tas hadiah yang dibuang telah meninggalkan kesan yang kuat, mengubah gestur rutin sebelum rekaman menjadi salah satu kontroversi penggemar yang paling banyak dibicarakan musim ini.***


Editor : Irma Nurfajri