Air Sungai Citarum di Karawang Mendadak Biru, DLH Jabar Klaim Sudah Lakukan Identifikasi

Air Sungai Citarum di Teluk Jambe, Kabupaten Karawang mendadak membiru, pada Sabtu 21 Juni 2025 kemarin.

Air Sungai Citarum di Karawang Mendadak Biru, DLH Jabar Klaim Sudah Lakukan Identifikasi
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jawa Barat Ai Saadiyah Dwidaningsih mengklaim, tim Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH) sudah mengindentifikasi kondisi perubahan warna air Sungai Citarum, pada Minggu 22 Juni 2025. (tangkapan layar)

INILAHKORAN, Bandung - air Sungai Citarum di Teluk Jambe, Kabupaten Karawang mendadak membiru, pada Sabtu 21 Juni 2025 kemarin.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jawa Barat Ai Saadiyah Dwidaningsih mengklaim, tim Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH) sudah mengindentifikasi kondisi perubahan warna air Sungai Citarum, pada Minggu 22 Juni 2025.

"Kami sudah ke lapangan, mengidentifikasi, dan memverifikasi seluruh kondisi di sana," kata Ai Saadiyah saat dikonfirmasi Senin 23 Juni 2025.

Saat ini DLH Jawa Barat kata dia, sedang melakukan uji laboratorium, untuk mengetahui fatalitas perubahan warna air Sungai Citarum yang terjadi Kabupaten Karawang tersebut.

Kemudian, pihaknya juga sudah meminta PT Pindo Deli Pulp and Paper 1 untuk mengatasi kebocoran limbah pewarnaan yang menyebabkan perubahan warna air Sungai Citarum ke Instalasi Pengolahan air Limbah (IPAL).

"Kami sedang melakukan uji laboratorium, hasilnya 24 atau 25 Juni 2025. Pindo Deli sedang melakukan pewarnaan, mungkin ada kebocoran. Sudah kami minta agar tidak ke sungai, tapi di IPAL punya mereka begitu," kata dia.

Meski begitu, Ai Saadiyah belum bisa memastikan, apakah pencemaran yang menyebabkan perubahan warna air Sungai Citarum ini ada unsur kesengajaan atau tidak. 

"Menunggu dari hasil identifikasi kami secara menyeluruh, biar bisa menyimpulkannya secara komprehensif, apakah itu sengaja atau abai," tandasnya.


Editor : Doni Ramdhani