Akhirnya YouTuber Wanita yang Melecehkan Karina aespa dan Jang Wonyoung IVE Dipenjara

YouTuber wanita berusia 36 tahun yang melecehkan Jang Wonyoung IVE, Karina aespa dan idola lainnya akhirnya dipenjara.

Akhirnya YouTuber Wanita yang Melecehkan Karina aespa dan Jang Wonyoung IVE Dipenjara
Jang Wonyoung IVE dan Karina aespa.

INILAHKORAN, Bandung - Baru-baru ini, Pengadilan Distrik Incheon menjatuhkan putusannya setelah persidangan yang melibatkan YouTuber A.

Di mana YouTuber ini didakwa atas tuduhan pencemaran nama baik dan penghinaan berdasarkan Undang-Undang Jaringan Informasi dan Komunikasi. 

Hakim Kim Saet Byeol, yang memimpin kasus tersebut, memutuskan bahwa tindakan A menyebabkan kerugian yang signifikan bagi para korban, yang berujung pada hukuman penjara dengan penangguhan tiga tahun. 

Pengadilan juga menjatuhkan denda sebesar 210 juta won, beserta 120 jam kerja sosial yang diwajibkan.

YouTuber ini seorang Wanita berusia 36 tahun, dituduh mengunggah 23 video antara Oktober 2021 dan Juni 2023.

Di mana dia menyebarkan rumor palsu dan merugikan tentang tujuh tokoh publik terkenal, termasuk Jang Wonyoung IVE, Karina aespa , dan beberapa idola K-Pop terkenal lainnya. 

Laporan mengonfirmasi bahwa melalui video-video yang mencemarkan nama baik ini, A menghasilkan sekitar 250 juta won selama dua tahun, memanfaatkan perhatian yang diperoleh dari rumor-rumor yang merugikan ini.

Kasus ini berubah drastis ketika Jang Wonyoung IVE, korban paling menonjol, mengajukan gugatan terhadap A, meminta ganti rugi atas kerugian yang disebabkan oleh penyebaran informasi palsu secara terus-menerus. 

Tim hukum Jang Wonyoung IVE berhasil memenangkan kasus tersebut pada bulan Januari tahun sebelumnya, dan pengadilan memerintahkan A untuk membayar ganti rugi sebesar 100 juta won atas pencemaran nama baik.

Putusan ini menjadi pengingat akan konsekuensi hukum yang dihadapi oleh individu yang menggunakan media sosial untuk menyebarkan rumor yang merugikan dan mencemarkan nama baik tokoh masyarakat. 

Putusan ini juga menyoroti pentingnya melindungi reputasi dan kesehatan mental para selebritas yang sering kali rentan terhadap pelecehan dan misinformasi daring.***


Editor : Irma Nurfajri