Akibat Intensitas Hujan Tinggi, Dua Rumah di Bogor Utara Ambruk
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor menerima laporan dua rumah warga di wilayah Kecamatan Bogor Utara mengalami atap ambruk akibat intensitas hujan yang tinggi di wilayah Kota Bogor pada Minggu 9 Februari 2025. Saat ini penanganan telah dilakukan BPBD dengan member bantuan dan memasang terpal pada atap rumah.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, bogor - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota bogor menerima laporan dua rumah warga di wilayah Kecamatan bogor Utara mengalami atap ambruk akibat intensitas hujan yang tinggi di wilayah Kota bogor pada Minggu 9 Februari 2025. Saat ini penanganan telah dilakukan BPBD dengan member bantuan dan memasang terpal pada atap rumah.
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota bogor menuturkan, pihaknya menerima dua laporan rumah ambruk, pertama laporan diterima oleh Danru Maruli Sinambela bangunan roboh di Gang Ledeng RT 002/008, Kelurahan Halang, Kecamatan bogor Utara diterima laporan pada Sabtu 8 Februari 2025 sore.
"Penyebabnya atap bangunan rumah yang sudah rapuh dan ditambah curah hujan tinggi pada minggu ini," ungkap Hidayatulloh kepada INILAHKORAN.
Hidayatulloh melanjutkan,atap rumah ambruk pada bagian kamar tidur rumah milik Ibu Hasana yang dihuni empat orang.
"rumah termasuk kategori RTLH. Kami telah melakukan assessment oleh personil TRC-PB BPBD Kota bogor. Kami serahkan bantuan berupa sembako kepada pihak terdampak dan membatu terpal kepada pihak terdampak. Saat ini atap ditutupi terpal," jelasnya.
Hidayatulloh memaparkan, kejadian kedua atap rumah ambruk milik Ibu Ooy di kampung Sawah RT 002/RW 006, Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan bogor Utara. Laporan diterima Danru Bambang Sarawidyanto itu menyebutkan akibat cuaca ekstrim atau intensitas hujan yang tinggi, ditambah atap rumah yang sudah lapuk.
"Kami terima laporan pada Minggu 09 Februari 2025 sekitar pukul 12.30 WIB. Pelapornya warga sekitar via media sosial. Saat kejadian hujan intensitas deras dan kondisi plafon bagian dapur sudah lapuk," terang Hidayatulloh.
Hidayatulloh membeberkan, pihaknya telah melakukan assessment oleh personil TRC-PB BPBD Kota bogor dilokasi kejadian.
"Bantuan terpal dari BPBD Kota bogor sudah diterima oleh anak pemilik rumah, rumah tersebut sudah diajukan program RTLH," pungkasnya.***
Editor : JakaPermana

