Akun Kaskus Fufufafa Diduga Milik Gibran Rakabuming Viral di X, Sebut-sebut Nama Prabowo

Akun dengan nama Fufufafa tersebut berisikan tanggapan negatif yang lebih banyak menjelekkan Prabowo Subianto dan keluarganya di masa lalu.

Akun Kaskus Fufufafa Diduga Milik Gibran Rakabuming Viral di X, Sebut-sebut Nama Prabowo
Akun Kaskus Fufufafa Diduga Milik Gibran Rakabuming Viral di X, Sebut-sebut Nama Prabowo

INILAHKORAN, Bandung - Belakangan ini media sosial X ramai membahas tentang akun Kaskus dengan nama Fufufafa yang diduga milik Gibran Rakabuming beberapa tahun kebelakang.

Akun dengan nama Fufufafa tersebut berisikan tanggapan negatif yang lebih banyak menjelekkan Prabowo Subianto dan keluarganya di masa lalu.

Topik terkait 'Fufufafa' menjadi trending nomor satu di X (dulu Twitter) di Indonesia. Para pengguna X menemukan akun Kaskus lama yang diduga milik Gibran dengan nama Raka Gnarly & Fufufafa

Sejak Sabtu 31 Agustus 2024 lalu, kata Fufufafa telah menduduki posisi trending di Twitter atau X.

Sorotan bukan pada nama unik Fufufafa itu sendiri, tetapi pada isi cuitan dari akun Kaskus yang diduga milik Gibran, yang mengkritik presiden terpilih, Prabowo Subianto, dengan komentar negatif. 

Dalam cuitan tertanggal 19 Juni 2018, akun tersebut menulis, “Istri cerai, Anak homo, Trus mau lebaran sama siapa.”

Penemuan ini muncul dari para netizen yang menemukan akun Kaskus tersebut, yang diduga kuat milik Gibran Rakabuming, kakak dari Kaesang Pangarep, yang saat ini juga menjadi perhatian publik.

“Tentara pecatan, cerai, anak melambai, pendukungnya radikal, partai koalisi gak all out mendukung," demikian bunyi posting-an lain di akun Kaskus Fufufafa.

Tak hanya itu, sejumlah netizen juga menemukan bukti-bukti yang diduga kuat bahwa Fufufafa merupakan akun Kaskus milik Gibran.

Kendati demikian, hingga berita ini dipublikasikan, belum ada respons dari Gibran Rakabuming, yang biasanya cukup aktif di X. Gibran memang dikenal sebagai pengguna aktif di Twitter atau X dan sering memberikan tanggapan, bahkan terhadap isu-isu yang dianggap sepele.


Editor : Firda Rachmawati