Alamak, Tunggakan GOM Bogor Utara Capai Rp30 Juta
Total tunggakan air di Gelanggang Olahraga Masyarakat (GOM) Bogor Utara mencapai Rp30 juta lebih. Direktur Umum (Dirum) Perumda Tirta Pakuan H. Rivelino Rizki menuturkan, tunggakan sebenarnya Rp22,7 juta. Jadi, mereka nunggak sejak Agustus sampai Desember 2022.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - Total tunggakan air di Gelanggang Olahraga Masyarakat (GOM) Bogor Utara mencapai Rp30 juta lebih. Direktur Umum (Dirum) Perumda Tirta Pakuan H. Rivelino Rizki menuturkan, tunggakan sebenarnya Rp22,7 juta. Jadi, mereka nunggak sejak Agustus sampai Desember 2022.
"Kalau ditotal dengan denda serta biaya tagihan kembali, maka yang harus dibayar ke Tirta Pakuan sebesar Rp30.919.200," ungkap Rivelino kepada wartawan pada Kamis (11/5/2023).
Rivelino memaparkan, ini terdaftar sebagai sport center Dispora Kota Bogor.
"Karena itu golongan tarifbya juga masuk kategori Instansi Pemerintah," jelas dia.
Sebelumnya, Gedung Olahraga Mini (GOM) Bogor Utara dikeluhkan oleh masyarakat, hal ini dikarenakan tidak adanya air di toilet GOM Bogor Utara sehingga membuat masyarakat pengguna sarana olahraga kesulitan saat ingin buang air atau untuk berwudhu. Keluhan ini muncul setelah seorang pengguna GOM Bogor Utara, Andi (39) mengatakan, jika tak adanya air membuat toilet tidak bisa digunakan. Tak hanya itu, kondisi toilet juga kotor dan tampak kumuh, ditambah fasilitas lain seperti kran dan wastafel tidak berfungsi.
"Saya dengan teman main tanggal 1 Mei 2023 lalu. Karena toilet tidak bisa digunakan, akhirnya kami memilih ke masjid yang ada di perumahan. Jaraknya lumayan jauh karena harus berputar," ungkap Arif, kepada wartawan pada Selasa (9/5/2023).
Andi menambahkan, dari informasi pemuda sekitar, kondisi matinya air dan rusaknya beberapa fasilitas toilet, ternyata sudah terjadi sejak lama.
"Katanya sudah lama, kurang nyaman saja jadinya saat menggunakan GOM Bogor Utara," tambahnya.
Sementara itu, pengguna GOM Bogor Utara, Wawan S berharap, jika kebutuhan-kebutuhan seperti air dan lainnya bisa segera dinormalkan seperti biasa.
"Tidak adanya air di tempat yang megah seperti ini, tentu jangan dianggap hal sepele. Masa, saat pembukaan dilakukan oleh Wali Kota Bogor Bima Arya dengan mengundang artis, tapi setelahnya jadi tidak terurus seperti ini. Kan sayang ini uang rakyat dibuang percuma," terang Wawan.
Terpisah, pengelola GOM Bogor Utara, Suhendar membenarkan, bahwa air di toilet dan wastafel GOM Bogor Utara sudah lama tidak berfungsi. Kondisi tersebut berlangsung sejak akhir bulan Januari 2023 lalu.
Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bogor, Herry Karnadi menegaskan, tak berfungsinya toilet itu disebabkan belum dibayarnya tagihan air ke Perumda Tirta Pakuan.
"Pembayaran air itu ya masih tanggung jawab kontraktor selaku pelaksana pembangunan GOM Bogor Utara. Dinas sudah sampaikan ke pihak kontraktor dan kata mereka akan segera dibereskan ke Tirta Pakuan," jelas Herry, kepada wartawan.
Herry menuturkan, tunggakan itu seharusnya sudah dibayarkan saat pembangunan GOM Bogor Utara.
"Tapi, nanti kami cek lagi ke pihak kontraktor," pungkasnya.
Editor : JakaPermana

