Dedie A Rachim Tegaskan Jalan R2 Dorong Peningkatan Ekonomi Bogor Utara

Wali Kota Bogor Dedie A Rachim menegaskan, Pemkot Bogor akan mengambil salah satu langkah signifikan yaitu kembali membebaskan lahan untuk Jalan R2. Langkah itu diyakini sebagai bentuk pengembangan Bogor Utara sebagai pusat pertumbuhan ekonomi.

Dedie A Rachim Tegaskan Jalan R2 Dorong Peningkatan Ekonomi Bogor Utara
Dedie A Rachim menjelaskan, dalam 4-5 tahun ke depan, Pemkot Bogor akan melaksanakan cita-cita baik untuk memajukan Bogor Utara melalui langkah kegiatan termasuk anggaran yang bisa dilaksanakan. Mulai dari perbaikan dan penataan akses jalan di daerah perbatasan yang diharapkan mampu mendorong potensi wilayah, hingga mendukung potensi pertumbuhan Bogor Utara lebih terlihat tidak ketinggalan dengan perbatasan. (rizki mauludi)

INILAHKORAN.ID - Wali Kota Bogor Dedie A Rachim menegaskan, Pemkot Bogor akan mengambil salah satu langkah signifikan yaitu kembali membebaskan lahan untuk Jalan R2. Langkah itu diyakini sebagai bentuk pengembangan Bogor Utara sebagai pusat pertumbuhan ekonomi.

"Saya sudah berkomunikasi dengan pusat dan Pemkab Bogor, ke depan diharapkan Sentul akan terhubung dengan Kota Bogor secara langsung tanpa naik tol tetapi melalui pembangunan Jalan R2. Tahun 2026 akan ada pembebasan lahan dan Kota Bogor sudah meminta agar ada intervensi Pemprov Jabar terkait infrastrukturnya," ungkap Dedie A Rachim, Minggu 25 Januari 2026.

Dedie A Rachim menjelaskan, dalam 4-5 tahun ke depan, Pemkot Bogor akan melaksanakan cita-cita baik untuk memajukan Bogor Utara melalui langkah kegiatan termasuk anggaran yang bisa dilaksanakan. Mulai dari perbaikan dan penataan akses jalan di daerah perbatasan yang diharapkan mampu mendorong potensi wilayah, hingga mendukung potensi pertumbuhan Bogor Utara lebih terlihat tidak ketinggalan dengan perbatasan.

"Bogor Utara yang berbatasan langsung dengan Sukaraja dan Babakan Madang sebagai wilayah di Kabupaten Bogor yang pendapatannya hampir sama dengan PB 1 Kota Bogor. Jangan sampai kita jadi penonton, perencanaan dan komunikasi dengan pihak terkait mutlak dilakukan agar 'kue pertumbuhannya wilayah' dapat dinikmati warga Kota Bogor. Perlu ada pengorbanan dan jemput bola," jelasnya.

Dedie A Rachim meminta, PBB Bogor Utara yang ada di angka 65 persen untuk ditingkatkan menjadi 85-90 persen sebagai optimalisasi pendapatan agar bisa kembali ke peningkatan langkah-langkah mendukung pembangunan infrastruktur dan pembangunan manusia.

Sedangkan, Camat Bogor Utara Riki Robiansah mengungkap rencana pembangunan Jalan R2 di wilayah Bogor Utara yang ditargetkan dapat tersambung hingga kawasan Sentul, Sukaraja. Proyek tersebut diperkirakan membutuhkan waktu sekitar 4 hingga 5 tahun ke depan.

"Rencananya insyaallah mudah-mudahan 4-5 tahun ke depan bisa tembus sampai ke SBY Center yang berada di wilayah Kelurahan Ciluar yang berbatasan dengan Sukaraja, Sentul, ke arah utaranya," ungkap Riki.

Riki menjelaskan, pembangunan Jalan R2 nantinya akan tersambung mulai dari Jalan KS Tubun. Namun, hingga saat ini proses pembebasan lahan masih belum sepenuhnya rampung.

"Pembebasan ada beberapa bidang lagi yang belum. Tahun ini ada dana pembebasan lahan sebesar Rp20 miliar untuk R2," tuturnya.

Menurut Riki, pembebasan lahan di sisi selatan menjadi prioritas utama karena biaya yang dibutuhkan relatif lebih kecil dibandingkan sisi utara. Di sisi utara, jumlah lahan yang belum terbebaskan masih cukup banyak dan memerlukan anggaran yang lebih besar.


Editor : Doni Ramdhani