Alun-Alun Bandung Masih Menjadi Tempat Favorit Ngabuburit

Tradisi ngabuburit menjadi momen yang ditunggu saat Ramadhan. Biasanya dilakukan dengan mendatangi destinasi wisata sambil berburu takjil.

Alun-Alun Bandung Masih Menjadi Tempat Favorit Ngabuburit
Alun-alun Bandung masih menjadi tempat favorit ngabuburit.

INILAHKORAN, Bandung - Tradisi ngabuburit menjadi momen yang ditunggu saat Ramadhan. Pilihan ngabuburit biasanya dilakukan dengan mendatangi destinasi wisata sambil berburu makanan dan takjil jelang berbuka.

Di Kota Bandung, salah satu tempat ngabuburit yang masih menjadi favorit dikunjungi masyarakat yaitu Alun-alun Bandung. Mereka yang datang berasal dari berbagai wilayah di Bandung Raya seperti Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung dan Bandung Barat.

Masyarakat yang berkunjung ke Alun-alun Bandung, biasanya bermain di taman alun-alun atau naik Bandung Tour on The Bus (Bandros) keliling sekitar Kota Bandung. Kegiatan yang bisa dilakukan lainnya berjalan kaki di sekitar area Jalan Braga dan Jalan Asia Afrika.

Baca Juga: Hukum Ramadhan, Suntik Saat Puasa Tetap Sah? Buya Yahya: Asal Tidak Masuk 5 Lubang Ini

Bangunan-bangunan bersejarah kolonial seperti Gedung Merdeka di jalan-jalan tersebut, menjadi daya pikat dan tempat cuci mata masyarakat. Kekinian terdapat hiburan para pemain cosplay di area trotoar Jalan Asia Afrika berdekatan dengan Alun-Alun Kota Bandung.

Tempat lainnya yang bisa didatangi setelah lokasi-lokasi di atas, adalah pusat perbelanjaan di wilayah Dalem Kaum seperti plaza yang terkenal dengan menjual pakaian distro yaitu Plaza Parahyangan. Atau mengunjungi salah satu mal legendaris di Jalan Kepatihan yaitu Kings Mal.

Setelah semua destinasi tersebut dikunjungi dan waktu berbuka puasa telah hampir tiba, maka tempat terakhir yang bisa dikunjungi yaitu Masjid Raya Bandung. Biasanya banyak juga masyarakat yang melaksanakan ngabuburit di masjid tersebut sambil tadarus Alquran.

Baca Juga: Marshel Widianto Diperiksa, Mengaku Beli Konten Dea Onlyfans Rp1,4 Juta

Namun dua tahun pandemi Covid-19 di Kota Bandung, aktivitas di Alun-Alun Bandung relatif berkurang akibat dibatasi. Seiring kondisi kasus yang sudah melandai dan dilakukan relaksasi, kegiatan masyarakat di Alun-Alun Bandung kembali menggeliat dan ramai.

Terkait hal itu Kabid Organisasi Masjid Raya Bandung Edi Komarudin mengatakan, jamaah masjid selama bulan Ramadhan meningkat signifikan. Kali ini, pihaknya akan menyiapkan 1.000 hingga 3.000 takjil bagi jamaah yang berbuka puasa di masjid.

"Jamaah ketika Ramadhan itu lebih banyak dari hari biasa, bahkan Masjid Raya menyediakan takjil 1.000 sampai 3.000," kata Edi Komarudin pada Kamis 7 April 2022.

Baca Juga: Amalan Ramadhan, Begini Manfaat Sholat Saat Puasa, Ustadz Adi Hidayat: Lebih Mudah Mengatur Hawa Nafsu 

Edi Komarudin menyebut, di bulan puasa Ramadhan. Banyak masyarakat yang sengaja datang ke pusat Kota Bandung, termasuk Alun-Alun Bandung diantaranya untuk ngabuburit. Banyak pula dari mereka yang hendak berbelanja.

"Masyarakat Jawa Barat sengaja datang ke ibu kota karena merasa ada alun-alun, dan beberapa tempat belanja yang relatif jadi tujuan masyarakat terutama dari daerah-daerah yang di luar Kota Bandung. Biasa Ramadhan intensitas belanja tinggi," ucapnya.

Edi Komarudin menambahkan, saat ini pihaknya belum membuka menara masjid yang biasa menjadi pilihan destinasi wisata masyarakat meski kondisi Covid-19 melandai. Sebab dikhawatirkan terjadi kerumunan masyarakat saat menunggu giliran naik.

"Menara sendiri sampai hari ini belum dibuka. Biasa sebagai tujuan wisata. Tapi masih belum dibuka karena dikhawatirkan membludak dan berkerumunan. Jadi untuk sementara, menara ini belum dibuka," ujar dia. (Yogo Triastopo)


Editor : inilahkoran