Alun-alun Kota Bogor Mulai Ditutup, Selama Dua Bulan ke Depan Akan Dilakukan Pemeliharaan
Alun-alun Kota Bogor mulai ditutup Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperumkim). Penutupan dilakukan selama dua bulan hingga 6Oktober 2024 dikarenakan adanya kegiatan pemeliharaan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - Alun-alun Kota Bogor mulai ditutup Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperumkim). Penutupan dilakukan selama dua bulan hingga 6Oktober 2024 dikarenakan adanya kegiatan pemeliharaan.
Sekda Kota Bogor Syarifah Sofiah mengatakan, Alun-alun Kota Bogor mulai ditutup untuk dilakukan pemeliharaan agar hasilnya lebih bagus dibandingkan dengan tidak menutupnya.
Menurutnya, area yang ditutup untuk pemeliharaan yakni zona botani, zona jogging track, zona plaza, zona taman bermain anak dan toilet untuk pemeliharaan. Pemkot Bogor telah mengundang beberapa pihak yang terdampak dari Alun-alun Kota Bogor mulai ditutup.
"Para pihak itu adalah Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Agung, PT KAI untuk mendiskusikan akses masuk penumpang KRL, Polresta Bogor Kota karena lokasi alun-alun tepat di depan Mako Polresta Bogor dan Dishub Kota Bogor terkait arus lalu lintas yang mungkin saja berubah," kata Syarifah, Senin 29 Juli 2024.
Syarifah memaparkan, pihaknya melakukan pemeliharaan dengan penutupan agar hasilnya lebih bagus dibandingkan dengan tidak menutup alun-alun. Berdasarkan pengalaman pemeliharaan taman, tanpa penutupan hasilnya kurang memuaskan karena tanaman rentan kering dan rusak.
"Untuk penutupan tentu saja kami perlu koordinasi, karena nanti dengan penutupan itu akan banyak instansi-instansi yang terkena dampaknya," paparnya.
Dia menjelaskan, Alun-alun Kota Bogor mulai ditutup itu tidak memakai sekat seperti saat pemeliharaan di Taman Sempur yang tertutup. Metode Alun-alun lebih kepada penutupan seluruh akses masuk yang akan dijaga petugas Park Ranger dibawah Disperumkim Kota Bogor.
"Nah, dari PT KAI menyampaikan kalau seandainya memang taman ditutup untuk pemeliharaan, maka PT KAI pun juga akan melakukan hal serupa, yakni melakukan pemeliharaan di taman PT KAI yang ada di sekitar alun-alun. Tentunya agar program pemeliharaan berjalan bersama-sama," jelasnya.
Terpisah, Kepala Disperumkim Kota Bogor Rr Juniarti Estiningsih memaparkan saat ini kondisi Alun-alun Kota Bogor sangat memprihatinkan. Pengunjung alun-alun yang setiap harinya mencapai lima ribu orang, belum memiliki rasa memiliki untuk bersama-sama menjaga.
"Saya menerima laporan, pengunjung masih membuang sampah sembarangan dan tidak menjaga fasilitas yang ada, termasuk banyak tanaman yang rusak dan mati. Setelah nanti alun-alun dibuka lagi, kami akan melakukan penataan terkait akses masuk alun-alun," tegasnya.
Editor : Doni Ramdhani
