Angkat Trofi Persib, Bey Machmudin: Berat!

Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin berkesempatan mengangkat trofi Championship Series Liga 1 2023/2024 milik Persib Bandung, kala melakukan selebrasi bersama para pemain, pelatih, manajemen PT PBB, Forkopimda dan bobotoh, kala melakukan perayaan di Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Sabtu 1 Juni 2024.

Angkat Trofi Persib, Bey Machmudin: Berat!
Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin berkesempatan mengangkat trofi Championship Series Liga 1 2023/2024 milik Persib Bandung, kala melakukan selebrasi bersama para pemain, pelatih, manajemen PT PBB, Forkopimda dan bobotoh, kala melakukan perayaan di Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Sabtu 1 Juni 2024./foto: Syamsuddin Nasoetion

INILAHKORAN, Bandung - Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin berkesempatan mengangkat trofi Championship Series Liga 1 2023/2024 milik Persib Bandung, kala melakukan selebrasi bersama para pemain, pelatih, manajemen PT PBB, Forkopimda dan bobotoh, kala melakukan perayaan di Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Sabtu 1 Juni 2024.

Disinggung mengenai pengalaman pertamanya mengangkat trofi juara, sembari semringah Bey Machmudin mengaku berat.

"Berat. Pialanya berat," ujar Bey Machmudin di Gedung Sate usai perayaan.

Sementara ketika ditanyakan, apakah trofi tersebut bakal dipajang sementara di Gedung Sate. Bey Machmudin mengaku penghargaan tersebut bukan hak Pemerintah Provinsi Jawa Barat, melainkan PT PBB selaku pemilik Persib.

"Enggak lah. Piala kan punya Persib. Itu hak PT (PBB). Semua di Persib jadi tidak akan ditaroh di Pemprov. Itu milik Persib, karena mereka sudah profesional," ucapnya.

Dalam perayaan selebrasi juara, para pemain Persib Bandung tiba di Gedung Sate sekitar pukul 17.00 WIB. Ketika tiba, Dedi Kusnandar dan kawan-kawan disambut dengan pengalungan bunga.

Selanjutnya dilanjutkan dengan seni sisingaan, dimana Ciro Alves, David da Silva, Marc Anthony Klok dan Dedi Kusnandar berkesempatan naik menuju panggung perayaan.

Perayaan kemenangan disambut dengan kembang api dan flare, yang dinyalakan oleh ribuan bobotoh yang hadir membanjiri Jalan Diponegoro, Kota Bandung. (Yuliantono)***


Editor : JakaPermana