Antisipasi Beban Postur Anggaran, Komisi I DPRD KBB Minta Pengadaan Anggaran Pilkada KBB 2024 Dicicil

Anggota Komisi I DPRD KBB Aa Sunarya Erawan meminta Pemda KBB untuk mulai mencicil pengadaan anggaran untuk Pilkada KBB 2024 mendatang.

Antisipasi Beban Postur Anggaran, Komisi I DPRD KBB Minta Pengadaan Anggaran Pilkada KBB 2024 Dicicil
Menurutnya, jika pengadaan dilakukan sekaligus maka bisa membebani postur anggaran daerah lantaran kebutuhan Pilkada KBB 2024 sangat besar. (agus satia negara)

INILAHKORAN, Ngamprah - Anggota Komisi I DPRD KBB Aa Sunarya Erawan meminta Pemda KBB untuk mulai mencicil pengadaan anggaran untuk Pilkada KBB 2024 mendatang.

Menurutnya, jika pengadaan dilakukan sekaligus maka bisa membebani postur anggaran daerah lantaran kebutuhan Pilkada KBB 2024 sangat besar.

"Usulan anggaran dari KPU KBB untuk Pilkada KBB 2024 sangat besar, jadi harus nabung, harus dicicil dari sekarang di APBD perubahan atau murni tahun depan," katanya kepada wartawan.

Ia menuturkan, pembahasan soal itu kemungkinan sudah dibahas di badan anggaran (banggar) DPRD KBB. 

Namun, hal itu tentunya akan dibahas lebih lanjut dengan menghadirkan tim anggaran pemerintah daerah (TAPD). 

"Dengan begitu bisa dilihat kemampuan anggaran yang ada di pemerintah daerah," tuturnya.

Kendati demikian, sambung dia, jika melihat kondisi keuangan Pemda KBB saat ini yang mengalami defisit akibat terlalu besarnya beban belanja, maka itu akan jadi pertimbangan dalam penganggaran kebutuhan untuk Pilkada KBB. Sebab banyak program yang mengalami efesiensi anggaran.

"Pembahasan soal anggaran untuk KPU ini sudah dibahas tapi belum rinci. Nanti kan harus melihat, berapa kemampuan anggaran dan berapa yang anggaran yang paling efesien, tapi proses Pilkadanya berjalan dengan tidak kekurangan apapun," bebernya.

Sementara itu, Ketua KPU KBB Adie Saputro mengaku, pihaknya telah mengusulkan anggaran senilai Rp103 miliar untuk pelaksanaan Pilkada KBB yang rencananya akan digelar 27 November 2024. 

"Kebutuhan anggaran itu untuk sarana dan prasarana, logistik, operasional, hingga pengamanan Pemilu," ujarnya 

Ia menyebut, anggaran pilkada baik itu Pilkada KBB maupun Pilgub Jabar sumber anggarannya berasal dari APBD, walaupun nantinya akan ada sharing dari provinsi untuk sosialisasi. 

Sementara, lanjut dia, anggaran pemilu yakni pemilihan presiden, DPD, DPR, DPRD Provinsi, dan DPRD KBB anggarannya dari pusat.

"Kebutuhan anggaran untuk Pilkada KBB cukup besar, kami sudah menyarankan ke Pemda KBB untuk menyiapkan dana cadangan. Sebab jika harus menyiapkan anggaran sebesar itu sekaligus pasti akan berat," sebutnya.*** (agus satia negara)


Editor : Doni Ramdhani