Apakabar Relokasi Korban Banjir dan Longsor Pamijahan? Masih Menunggu Bantuan Pemprov Jawa Barat
Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan atau DPKPP Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika berharap korban banjir bandang dan longsor di Pamijahan dapat bantuan Pemprov Jawa Barat.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Pamijahan – Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan atau DKPP Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika berharap korban banjir bandang dan longsor di Pamijahan dapat bantuan Pemprov Jawa Barat.
Akibat bencana alam yang terjadi Selasa (22/6) malam lalu, 15 unit rumah di Desa Cibunian mengalami rusak berat, 2 unit rumah rusak sedang dan banyak lainnya berisiko.
Karena itu, butuh bantuan prmbangunan hunian tetap (huntap) ĸi lahan relokasi yang diusulkan oleh Pemdes Cibunian dan Pemcam Pamijahan.
“Kami sudah mengusulkan permohonan pembangunan huntap dan relokasi untuk masyarakat Desa Cibunian kepada Pemprov Jawa Barat. Semoga anggarannya tersedia di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Jawa Barat 2022,” kata Ajat Rochmat Jatnika kepada wartawan, Rabu, 10 Agustus 2022.
Ajat Rochmat Jatnika menerangkan setiap keluarga korban terdampak bencana alam banjir bandang dan tanah longsor mendapatkan anggaran untuk pengadaan tanah dan pembangunan Huntap, besarnya mencapai Rp64 juta.
“Lahan relokasi sudah dicarikan Kepala Desa Cibunian, kami usulkan ke Pemprov Jawa Barat,” katanya.
Alumni IPB University ini menuturkan, walaupun termasuk dalam relokasi mandiri, tetapi secara teknis mendapatkan rekomendasi dari Badan Geologi Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM).
“Relokasi mandiri dan pembangunan 94 unit huntap, tentunya setelah calon lahan mendapatkan rekomendasi dari dari Badan Geologi Kementerian ESDM. Kami akan pastikan lahan relokasi berstatus clear and clean,” tuturnya.
Ajaw sapaan akrab Ajat Rochmat Jatnika menjelaskan, lahan relokasi mandiri terdiri dari tiga titik. Namun dipastikan masih berada di Desa Cibunian. Selain itu, masyarakat juga dilibatkan dalam pembangunan 94 unit huntap. (reza zurifwan)
Editor : Zulfirman

