Asap Pekat Belajar Terhambat
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Bulungan - Pagi yang biasanya dimulai dengan suara anak-anak bermain dan belajar kini harus berhadapan dengan udara yang tak lagi nyaman dihirup.
Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) membuat sekolah-sekolah di Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, diminta lebih berhati-hati.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Bulungan mengeluarkan surat imbauan kepada seluruh satuan pendidikan untuk mengurangi aktivitas pembelajaran di luar ruangan.
Kepala Disdikbud Kabupaten Bulungan Suparmin mengatakan, imbauan tersebut dikeluarkan setelah kualitas udara mengalami penurunan akibat maraknya karhutla.
“Kami sudah menyampaikan imbauan melalui surat kepada satuan pendidikan agar mengurangi aktivitas pembelajaran di luar ruangan menyusul penurunan kualitas udara akibat maraknya karhutla,” ujar Suparmin di Tanjung Selor, seperti dikutip dari ANTARA, Minggu (23/8).
Imbauan itu tertuang dalam Surat Nomor P-500.8.5.4/4587/Disdikbud-III. Surat ditujukan kepada seluruh TK/PAUD/RA, SD/MI, dan SMP/MTs negeri maupun swasta di Kabupaten Bulungan.
Bagi sekolah, perubahan kondisi udara membuat kegiatan belajar harus menyesuaikan keadaan. Lapangan yang biasanya menjadi tempat anak-anak berolahraga atau bermain untuk sementara bukan lagi ruang yang bebas digunakan.
Jika kegiatan di luar ruangan tidak dapat dihindari, peserta didik, guru, dan tenaga kependidikan diminta menggunakan masker.
“Kami mengimbau di semua satuan pendidikan menggunakan masker apabila terpaksa harus keluar ruangan atau melakukan aktivitas di luar sekolah,” kata Suparmin.
Perlindungan juga diminta dilakukan dari dalam ruang kelas. Ketika asap mulai pekat, sekolah diminta menutup pintu, jendela, dan ventilasi agar polusi tidak semakin banyak masuk ke dalam ruangan. (gin)
Editor : Inilahkoran

