GrabAcademy Dorong Mitra Tumbuh dalam Ekosistem Berkelanjutan

GrabAcademy Dorong Mitra Tumbuh dalam Ekosistem Berkelanjutan
GRABACADEMY: Antusiasme mitra pengemudi dalam menyambut peluncuran GrabAcademy: Peluang Tanpa Batas untuk Mitra Naik Kelas di Padepokan Pencak Silat TMII, Jakarta.

INILAH, Bandung - Memperingati HUT ke-81 RI, Grab Indonesia meluncurkan GrabAcademy sebagai wadah pembelajaran dan pengembangan keterampilan bagi mitra pengemudi dan mitra merchant.

Chief Executive Officer Grab Indonesia Neneng Goenadi mengatakan, GrabAcademy hadir sebagai wadah pembelajaran dan pengembangan keterampilan bagi mitra untuk meningkatkan kapasitas diri, memperkuat kemampuan mengelola usaha, serta menjajaki peluang penghidupan yang lebih luas di dalam ekosistem Grab.

Menurutnya, sepanjang 2025 GrabAcademy diakses lebih dari 1,15 juta mitra pengemudi, dengan lebih dari 204.000 di antaranya telah menyelesaikan seluruh modul wajib. Sementara, GrabAcademy turut mengadakan kelas reguler daring dan pelatihan tatap muka bagi para mitra merchant, materi pembelajaran mencakup pengelolaan toko, pesanan dan menu, promosi, periklanan, ulasan pelanggan, keuangan, media sosial, hingga pemanfaatan teknologi.

“Para mitra pengemudi dan mitra merchant perlu memiliki kesempatan untuk terus berkembang. GrabAcademy hadir untuk memberikan ruang agar setiap mitra dapat terus bertumbuh dan memperjuangkan harapannya dengan cara yang paling relevan bagi dirinya. Kami ingin membuka Peluang Tanpa Batas bagi para mitra untuk belajar, mencoba hal baru, dan memanfaatkan ekosistem Grab sebagai sumber peluang penghidupan yang semakin beragam,” ujar Neneng, akhir pekan lalu.

Untuk itu, pihaknya terus memperkuat ekosistem Grab dan besar harapan bisa berkolaborasi dengan berbagai institusi pemerintahan agar setiap mitra memiliki lebih banyak jalur untuk berkembang dan membangun sumber penghasilan sesuai kebutuhan, kemampuan dan aspirasi masing-masing.

“Ada yang berkembang sebagai mitra pengemudi, ada yang merintis usaha dan menjadi bagian dari ekosistem UMKM, ada pula yang berkarya sebagai kreator atau instruktur. Bagi kami, naik kelas tidak harus berarti menempuh jalan yang sama, tetapi memiliki semakin banyak pilihan untuk menentukan jalan ke depan,” jelasnya.

Lima jalur GrabAcademy bagi para mitra untuk naik kelas itu yakni Mitra Melaju, Mitra Pengusaha, Beasiswa Mitra, Mitra Kreator, dan Mitra Instruktur. (dnr)


Editor : Inilahkoran