Rapor Positif UMKM Jabar di KKI 2026: Raih Prestasi, Gali Potensi
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
Oleh: Bsafaat
UMKM Jawa Barat menorehkan sejumlah prestasi dan capaian positif pada Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026. Dari berbagai gelar juara hingga potensi akses pasar global.
Berbagai capaian positif UMKM Jabar diumumkan pada penutupan rangkaian KKI 2026, Minggu (23/8) Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta. Acara tersebut sebelumnya berlangsung selama empat hari.
Selama penyelenggaraan, pameran KKI 2026 di JICC diikuti oleh lebih dari 550 UMKM, sementara pameran daring melalui platform digital melibatkan lebih dari 1.300 UMKM.
Pada gelaran KKI 2026, sebanyak 93 UMKM binaan Bank Indonesia Jabar turut ambil bagian baik secara online maupun offline.
Mereka membawa beragam produk unggulan daerah yang mencakup kategori Wastra & Fashion, Produk Kemasan (F&B), Home Decor, serta Cangkir Nusantara.
“Keikutsertaan tersebut menjadi kesempatan bagi UMKM Jabar untuk memperkenalkan produk, memperluas jejaring usaha, serta membuka akses pasar yang lebih luas, termasuk pasar global,” ungkap Kepala BI Jabar, Junanto Herdiawan.
Partisipasi UMKM Jabar pada KKI 2026 turut mencatatkan sejumlah capaian positif dalam berbagai kategori. Capaian tersebut menunjukkan keberagaman keunggulan, tidak hanya dari sisi produk, tetapi juga kreativitas, inovasi, serta kemampuan dalam menarik minat konsumen.
Pada kategori Cangkir Barista yang merupakan kompetisi Barista Pejuang Kopi Nusantara tingkat nasional, Jeremy Azriel Senjaya sebagai perwakilan barista Jawa Barat berhasil meraih Juara 1.
“Ini menjadi bentuk apresiasi atas kreativitas dan kemampuan yang ditunjukkan dalam menghasilkan karya cangkir yang tidak hanya memiliki nilai fungsional, tetapi juga mengedepankan unsur desain dan karakter produk,” lanjut Junanto.
Sementara itu, UMKM binaan Bank Indonesia Jabar, Boolao, berhasil meraih Juara 2 pada kategori Citra Nusa yang merupakan kompetisi Inovasi Wastra Nusantara tingkat nasional.
Keberhasilan itu telah memperkuat eksistensi produk kreatif Jawa Barat dalam ajang KKI 2026, sekaligus menunjukkan kemampuan UMKM dalam menghadirkan produk yang memiliki identitas dan daya tarik di tengah persaingan produk kreatif dari berbagai daerah.
Dari sisi transaksi, UMKM binaan Bank Indonesia Jawa Barat, Damakara, berhasil meraih Juara 2 untuk kategori Jumlah Transaksi Terbanyak selama 4 (empat) hari penyelenggaraan KKI 2026.
Capaian ini mencerminkan tingginya respons dan minat konsumen terhadap produk Damakara selama penyelenggaraan KKI 2026, sekaligus menunjukkan bahwa produk UMKM Jawa Barat memiliki daya tarik pasar yang kuat.
Tidak hanya mencatatkan prestasi, KKI 2026 juga menjadi momentum bagi UMKM Jawa Barat untuk membuka peluang pasar internasional. UMKM binaan Bank Indonesia Jawa Barat, Wanoja Coffee, berkesempatan memperkenalkan produk Wanoja Natural Klasik kepada Hejo Coffee Amsterdam dengan pendampingan dari Bank Indonesia London.
Kabar baiknya, Hejo Coffee Amsterdam menunjukkan ketertarikan terhadap produk tersebut dan menindaklanjutinya dengan permintaan sampel sebanyak 1 ton yang direncanakan untuk dikirim pada akhir tahun 2026.
“Ini langkah nyata dalam memperluas akses pasar sekaligus membuka peluang bagi produk UMKM Jawa Barat untuk semakin dekat dengan pasar global. Ketertarikan buyer internasional terhadap produk Wanoja Natural Klasik juga menunjukkan bahwa produk UMKM Jawa Barat memiliki potensi untuk memenuhi kebutuhan pasar global apabila didukung dengan penguatan kualitas, kapasitas produksi, dan kesiapan ekspor yang berkelanjutan,” tegas Junanto.
Capaian yang diraih UMKM Jawa Barat selama KKI 2026 menjadi modal penting untuk melanjutkan pengembangan usaha ke tahap berikutnya.
Tidak berhenti pada promosi dan transaksi selama pameran, berbagai pertemuan dan interaksi yang terbangun diharapkan dapat ditindaklanjuti menjadi kerja sama yang berkelanjutan, termasuk dengan mitra dan buyer dari pasar internasional. (bsf)
Editor : Inilahkoran

