ASEAN Hyundai Cup 2026: Polisi Siaga Menjaga Laga
SORAK-sorai penonton baru akan terdengar di stadion. Namun, kerja senyap para petugas telah dimulai jauh sebelum laga bergulir.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
Oleh : Reza Zurifwan
Peluit pertandingan belum ditiup. Sorak-sorai suporter juga belum menggema di Stadion Pakansari. Namun, di balik persiapan menuju laga pembuka ASEAN Hyundai Cup (AFF) 2026, ratusan personel gabungan telah lebih dulu menyusun setiap langkah yang akan mereka jalankan.
Bagi mereka, pertandingan bukan hanya soal 90 menit di lapangan. Kesuksesan sebuah laga internasional juga ditentukan oleh kesiapan pengamanan yang berlangsung jauh sebelum bola mulai bergulir.
Karena itu, Polres Bogor menggelar Tactical Floor Game (TFG) sebagai simulasi untuk menyamakan pola bertindak seluruh personel yang akan bertugas mengamankan pertandingan.
Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto mengatakan, TFG menjadi tahapan penting agar seluruh personel memiliki persepsi yang sama saat menghadapi berbagai situasi di lapangan.
“Pelaksanaan Tactical Floor Game ini merupakan kunci utama untuk menyamakan persepsi dan cara bertindak seluruh personel gabungan di lapangan,” katanya di Mapolres Bogor, Cibinong, Senin (27/7).
Simulasi digelar setelah Apel Kesiapan Pengamanan menjelang pertandingan perdana Grup A antara Timnas Indonesia melawan Kamboja.
Di atas peta taktis, para perwira pengendali memetakan setiap detail pengamanan. Mulai dari pembagian ring keamanan, posisi tribun penonton, jalur evakuasi darurat, titik penyekatan lalu lintas, hingga kantong-kantong parkir yang akan digunakan suporter.
Setiap komandan lapangan juga dibekali skenario menghadapi berbagai kemungkinan, termasuk pengaturan arus kendaraan di kawasan Cibinong serta langkah cepat apabila terjadi gangguan keamanan selama pertandingan berlangsung.
Menurut Wikha, kesiapan personel tidak cukup hanya mengandalkan kekuatan fisik. Pemahaman terhadap tugas, fungsi, serta jalur koordinasi menjadi faktor penting agar pengamanan berjalan efektif dan tetap humanis.
Sebanyak 1.097 personel gabungan diterjunkan untuk mengamankan seluruh rangkaian pertandingan. Mereka terdiri atas 572 personel Polres Bogor, 297 personel bantuan kendali operasi (BKO) dari Polda Jawa Barat dan Mabes Polri, serta 228 personel dari Kodim 0621, Denpom, Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan Garnisun Tetap.
Kesiapan itu sejalan dengan tingginya antusiasme masyarakat. Hingga Senin pukul 11.05 WIB, penjualan tiket laga Indonesia melawan Kamboja telah mencapai 9.014 lembar, ditambah program seat filling untuk 9.000 penonton. Sementara pertandingan Indonesia menghadapi Vietnam telah membukukan 8.140 tiket terjual.
Bagi aparat keamanan, tingginya animo penonton menjadi energi sekaligus tanggung jawab. Harapannya, setiap suporter dapat menikmati pertandingan dengan aman, tertib, dan nyaman.
“Seluruh rangkaian pengamanan disiapkan agar pertandingan internasional di Stadion Pakansari berlangsung aman, tertib, lancar, dan humanis,” tegas Wikha. (gin)
Editor : Inilahkoran

