Menjaga Harapan untuk Kenji
Sudah lebih dari tiga pekan sejak malam itu mengubah hidup Kenji. Luka akibat aksi pembegalan di kawasan Arcamanik pada 4 Juli 2026 belum sepenuhnya pulih.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
Oleh:Yogo Triastopo
INILAH, Bandung - Sudah lebih dari tiga pekan sejak malam itu mengubah hidup Kenji. Luka akibat aksi pembegalan di kawasan Arcamanik pada 4 Juli 2026 belum sepenuhnya pulih.
Di balik pintu ruang perawatan, bocah itu masih berjuang menjalani serangkaian operasi demi mendapatkan kembali kesehatannya.
Sementara di luar rumah sakit, harapan lain terus dijaga. Harapan agar pelaku segera ditemukan dan mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Pemerintah Kota Bandung memastikan fokus utamanya saat ini adalah mendampingi proses pemulihan Kenji. Adapun penyelidikan kasus pembegalan terus dilakukan Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Bandung melalui Unit Resmob.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan, penanganan dibagi menjadi dua jalur. Kepolisian menangani proses hukum, sedangkan pemerintah kota memastikan korban memperoleh pelayanan kesehatan terbaik.
"Tentang kasus begal ini, kami betul-betul sangat prihatin. Sampai hari ini kasus Kenji sudah ditangani oleh Resmob dan pendalamannya diambil alih oleh Satuan Reskrim Polrestabes Kota Bandung. Kami sedang menunggu perkembangannya," kata Farhan, Senin (27/7).
Di sisi lain, komunikasi dengan Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) terus dilakukan. Pemkot Bandung ingin memastikan setiap tahapan pengobatan berjalan sesuai kebutuhan medis.
Farhan mengatakan, Kenji kini memasuki fase operasi lanjutan. Berbagai bantuan dari para dermawan mulai mengalir, namun yang paling penting adalah memastikan seluruh proses pengobatan dapat memberikan kesempatan bagi Kenji untuk pulih.
"Saya sudah bicara langsung juga dengan direksi RSHS. Mulai banyak bantuan dari para dermawan. Kami akan memastikan penanganan korban yang memasuki fase kedua pengoperasian berjalan dengan baik," ujarnya.
Meski tidak menjelaskan secara rinci kondisi medis Kenji, Farhan menyebut masih ada beberapa tindakan operasi yang harus dijalani. Perjalanan pemulihan pun belum selesai.
Selama proses itu, Kenji tidak sendiri. Orang tuanya yang sebelumnya tidak menetap di Bandung kini mendampingi penuh di rumah sakit agar sang anak memperoleh dukungan keluarga selama menjalani perawatan. (gin)
Editor : Inilahkoran

