Asmawa Tegaskan 4 Pejabat Yang Diperas KPK Gadungan Tidak Ada Yang Menjabat Kadis

Asmasa Tosepu menegaskan tidak ada Kepala Dinas (Kadis) yang dimintai keterangan baik oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) maupun Polres Bogor,

Asmawa Tegaskan 4 Pejabat Yang Diperas KPK Gadungan Tidak Ada Yang Menjabat Kadis
Penjabat Bupati Bogor Asmasa Tosepu menegaskan tidak ada Kepala Dinas (Kadis) yang dimintai keterangan baik oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) maupun Polres Bogor, karena kasus dugaan pemerasan oleh penyidik KPK gadungan tersebut sudah dilimpahkan ke Polres Bogor pada Jumat dini hari tadi.

INILAHKORAN, Bogor - Penjabat Bupati Bogor Asmasa Tosepu menegaskan tidak ada Kepala Dinas (Kadis) yang dimintai keterangan baik oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) maupun Polres Bogor, karena kasus dugaan pemerasan oleh penyidik KPK gadungan tersebut sudah dilimpahkan ke Polres Bogor pada Jumat dini hari tadi.

"Kadis lengkap semua hingga hari ini, kalau pun yang tidak hadir dalam rapat tadi itu ada alasan dan tidak ada kaitan (dengan penangkapan Yusup Sulaeman yang diduga petugas KPK gadungan Kamis siang kemarin)," tegas Asmawa Tosepu kepada wartawan, Jumat, 26 Juli 2024.

Asmawa Tosepu menuturkan belum mengetahui nama-nama pejabat yang saat ini sedang didalami keterangannya oleh aparat penegak hukum untuk melihat kontruksi hukumnya terkait pemerasan oleh KPK gadungan tersebut.

Agar perkara atau kasus pemerasan tidak terulang, ia pun menghimbau agar jangan pernah menyerahkan uang.

"Kalau ada lagi yang mau memeras, lapor kantor polisi terdekat dan jangan memberikan uang ke pelaku pemerasan," tuturnya.

Sebelumnya, KPK telah mengamankan seseorang yang mengaku pegawai atau oknum KPK yang melakukan pemerasan terhadap pegawai di lingkup Pemkab Bogor, Kamis, 25 Juli 2024.

"Kronologi pemerasan tersebut  dimana pada pagi hari tadi KPK menerima informasi dari seorang pejabat di Kabupaten Bogor bahwa ada seseorang yang belakangan diketahui berinisial YS (Yusup Sulaeman) yang mengaku pegawai KPK melakukan pemerasan kepada yang bersangkutan," kata Juru Bicara KPK Kombes Tessa Mahardhika Sugiarto.

Kombes Tessa Mahardhika Sigiarto menuturkan, diimana pejabat tersebut diminta sejumlah uang oleh orang dimaksud. 

Atas laporan dimaksud, KPK menurunkan tim yang terdiri dari Penyelidik, Penyidik dan Inspektorat untuk memastikan apakah orang tersebut benar-benar merupakan pegawai KPK atau bukan.

"Setelah orang tersebut diketahui menerima uang dari pihak pelapor, tim mengamankan orang dimaksud di rumah makan Mang Kabayan, Kabupaten Bogor sekitar pukul 13.30," tutur Kombes Tessa Mahardika.

Dari kegiatan dimaksud diamankan 6 orang, 1 orang (YS), 1 orang supir, 4 PNS Pemkab Bogor. Bersamaan dengan itu turut juga diamankan yang sejumlah Rp.300 juta rupiah, 1 unit Smartphone merk Iphonen, 1 unit kendaraan merk Porche warna putih dengan no pol B 1556 XD. (Reza Zurifwan)


Editor : Ahmad Sayuti