ASN Jabar Tak Wajib Hadiri Open House, Dedi Mulyadi: Lebaran Waktunya untuk Keluarga
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan, aparatur sipil negara (ASN) tidak memiliki kewajiban menghadiri open house Lebaran di Gedung Pakuan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan, aparatur sipil negara (ASN) tidak memiliki kewajiban menghadiri open house Lebaran di Gedung Pakuan. Ia ingin tradisi hari raya dikembalikan pada esensinya, kebersamaan keluarga, bukan aktivitas seremonial.
Sikap berbeda ditunjukkan Dedi Mulyadi dalam perayaan Lebaran 1447 Hijriah. Di tengah kebiasaan pejabat menggelar open house yang dihadiri ASN, Dedi justru mengeluarkan imbauan tegas agar jajarannya tidak datang.
"Tidak usah datang ke saya. Lebih baik bertemu keluarga, mengunjungi saudara, atau ziarah ke makam orangtua," ujar Dedi, Jumat 20 Maret 2026.
Ia menilai, kunjungan formal saat Lebaran bukanlah kewajiban. Menurutnya, ASN seharusnya memanfaatkan momentum hari raya untuk mempererat hubungan dengan keluarga, bukan memenuhi agenda protokoler.
Meski demikian, Dedi tetap membuka kesempatan bagi masyarakat umum untuk bersilaturahmi di Gedung Negara Pakuan pada pukul 08.00 hingga 10.00 WIB, sekaligus makan bersama.
Sisi lain, ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Jawa Barat atas berbagai kekurangan selama masa kepemimpinannya.
"Saya mohon maaf, masih banyak salah dan belum bisa memberikan yang terbaik untuk warga Jawa Barat," ucapnya.
Ucapan selamat Lebaran turut disampaikannya kepada jemaah Muhammadiyah yang telah lebih dulu merayakan Idulfitri.
Untuk warga yang melaksanakan Salat Id pada Sabtu besok, Dedi dijadwalkan menunaikan ibadah di halaman Gedung Sate, Kota Bandung.
Selain fokus pada internal ASN, Dedi juga memberi perhatian kepada pelayanan publik, khususnya selama arus mudik. Ia meminta maaf kepada para pemudik yang melintas di Jawa Barat apabila masih merasakan ketidaknyamanan.
"Kami akan terus memperbaiki kekurangan agar tahun depan lebih baik," katanya.
Apresiasi juga diberikan kepada para petugas yang tetap bekerja saat Lebaran, mulai dari kepolisian, TNI, petugas perhubungan hingga tenaga kesehatan.
"Mereka tidak bisa takbiran dan Shalat Id bersama keluarga karena harus bertugas. Terima kasih atas pengabdiannya," katanya.
Dedi menegaskan, kebahagiaan Lebaran tidak terletak pada kemeriahan acara resmi, melainkan pada kebersamaan sederhana bersama keluarga dan masyarakat.
"Nikmati Lebaran bersama keluarga dengan baik. Salam untuk semuanya," tandasnya.***
Editor : Bsafaat


