Atasi Macet di Puncak dan Bocimi, Mulyadi Minta Ini ke Kakorlantas
Kawasan Puncak dan Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) diperkirakan akan padat lalu lintas kendaraannya pada liburan Idulfitri 1445 Hijriyah.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - Kawasan Puncak dan Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) diperkirakan akan padat lalu lintas kendaraannya pada liburan Idulfitri 1445 Hijriyah.
Anggota Komisi V DPR pun meminta Kakorlantas Mabes Polri untuk menambah personel Sat Lantas di dua jalur atau ruas jalan Kawasan Puncak dan Bocimi tersebut.
"Saya sudah minta ke Kakorlantas Mabes Polri Brigjen (Pol) Aan Suhanan untuk menambah personel kepolisian di ruas Jalan Raya Puncak dan Jalan Raya Bocimi," ungkap Mulyadi kepada wartawan, Rabu 3 April 2024.
Mulyadi menuturkan selain dengan menambah jumlah personel, ia juga menyarankan agar pihak kepolisian melakukan berbagai upaya rekayasa lalu lintas kendaraan agar bisa maksimal dalam mengurai kemacetan.
Diwawancara terpisah, Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro menuturkan agar kepadatan lalu lintas kendaraan, Sat Lantas akan melaksanakan rekayasa arus lalu luntas ganjil genap (Gage) dan satu arah atau one way.
"Kabupaten Bogor biasanya mulai padat lalu lintas kendaraannya H+1 Idulfitri, dan oleh karena itu kami akan memberlakukan rekayasa arus lalu lintas Gage dan oneway," tutur AKBP Rio Wahyu Anggoro.
Rio menjelaskan, di Hari Raya Idulfitri itu tidak ada pemberlakuan rekayasa arus lalu lintas karena menghormati warga Kawasan Puncak yang ingin bersilaturrahmi.
Ia melanjutkan bahwa berdasarkan data, jumlah kendaraan di Kawasan Puncak bisa mencapai 82.000 unit kendaraan roda empat, hingga kalau tidak dilakukan rekayasa arus lalu lintas maka bisa stag atau saling mengunci.
"Kalau kendaraan sudah saling mengunci, maka masyarakat tidak lagi bisa menikmati rekreasi di Kawasan Puncak dan sekitarnya. Oleh karena itu, pengendara kendaraan untuk disiplin dan mentaati aturan berlalu lintas," lanjutnya. (reza zurifwan)
Editor : Doni Ramdhani

