Ayah Nizam Curigai Motif Kekerasan, Anak Diduga Diancam Ibu Tiri Karena Tahu Sesuatu
Kasus kematian Nizam menemui babak baru soal adanya kecurigaan ayah Nizam terhadap anak angkat istrinya.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Kasus kematian Nizam (12) asal Surade, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, kembali memunculkan dugaan baru.
Melalui akun Facebooknya, ayah Nizam mengungkap kecurigaannya bahwa sang anak kemungkinan sempat melihat sesuatu di rumah yang melibatkan ibu tiri dan anak angkat, sehingga korban diduga mendapat ancaman dan tekanan agar tidak bercerita.
Kecurigaan tersebut disampaikan ayah Nizam setelah dirinya menghadiri podcast Denny Sumargo beberapa waktu lalu.
"Ini baru dugaan saya ada kemungkinan anak saya pernah melihat sesuatu di rumah yang dilakukan sama anak angkat istri saya. Sehingga anak saya diancam dan ditekan untuk tidak bercerita apa pun," tulis ayah Nizam.
Dalam unggahan yang sama, ayah Nizam juga meminta aparat kepolisian mengamankan anak angkat dari ibu tiri korban. Menurutnya, hal itu penting mengingat peristiwa yang pernah ia laporkan sebelumnya.
“Saya mohon kepada anggota kepolisian, anak angkat istri saya juga harus diamankan. Apalagi mengingat waktu kejadian yang saya laporkan di PPA Polres Pelabuhan Ratu 2025, anak tersebut terlibat.”
Pernyataan tersebut memperkuat dorongan keluarga agar kepolisian melakukan pengamanan terhadap pihak-pihak yang diduga mengetahui peristiwa sebelum korban meninggal dunia.
Dugaan ancaman dan penyiksaan terhadap korban sebelumnya juga menguat seiring temuan luka pada tubuh NS. Keluarga menyoroti adanya lebam, bekas luka bakar, serta kulit melepuh di beberapa bagian tubuh korban saat meninggal dunia.
Korban diketahui sempat tinggal di pesantren dan pulang ke rumah menjelang bulan puasa. Saat kondisinya menurun drastis, korban akhirnya dibawa ke RSUD Jampangkulon, namun nyawanya tidak tertolong.
Perkembangan terbaru kasus NS kini berada dalam penanganan Polres Sukabumi. Keluarga berharap polisi menindaklanjuti dugaan ancaman dan pembiaran secara menyeluruh, termasuk memeriksa pihak-pihak yang disebut dalam unggahan ayah korban.
Editor : Firda Rachmawati


