Bahas Pelecehan di Industri Film, Netizen Sebut Cho Jin Woong Menyerang Jung Hae In di Tahun 2014

Jung Hae In disebut jadi korban setelah diserang Cho Jin Woong yang kasar pada tahun 2014 lalu.

Bahas Pelecehan di Industri Film, Netizen Sebut Cho Jin Woong Menyerang Jung Hae In di Tahun 2014
Cho Jin Woong dan Jung Hae In.

INILAHKORAN, Bandung - Nama Aktor Jung Hae In kini dibawa-bawa dalam kontroversi Choi Jin Woong.

Baru-baru ini, sutradara Heo Chul mengunggah di Facebook tentang insiden kekerasan yang dia saksikan melibatkan Cho Jin Woong selama pesta minum-minum pada tahun 2014. 

Menurut Heo Chul, Aktor veteran itu diduga melempar Es dan melakukan kekerasan fisik terhadap seorang Aktor muda berusia dua puluhan karena menolak menyanyikan lagu yang diminta. 

Kisah ini dengan cepat kembali menarik perhatian karena pengguna internet menghubungkan berbagai kejadian dan menduga bahwa Aktor yang tidak disebutkan namanya itu tidak lain adalah Jung Hae In, yang saat itu sudah menjadi bintang utama yang sedang naik daun dalam drama.

Sebuah unggahan viral di forum Korea mengklaim, “Jung Hae In tidak tahu lagu yang diminta Cho, jadi dia dilempari Es. Orang lain harus turun tangan untuk menghentikannya.”

Rumor ini semakin memanas, muncul hanya beberapa hari setelah Cho Jin Woong mengumumkan pengunduran dirinya menyusul terungkapnya catatan kriminal remaja di publik.

Agensi sang Aktor menolak berkomentar mengenai insiden yang kembali mencuat, dengan alasan dia menarik diri dari sorotan publik.

Agensi Jung Hae In belum menanggapi spekulasi yang berkembang. Baik Jung Hae In maupun perwakilannya belum mengkonfirmasi atau membantah keterlibatannya dalam insiden yang diduga tersebut.

Cho Jin Woong, yang dikenal karena penampilannya yang memukau baik di film maupun televisi, telah membangun citra yang dihormati. 

Namun, pengungkapan baru-baru ini, termasuk agresi di lokasi syuting terhadap sesama Aktor, telah memicu kritik luas. 

Tuduhan terbaru yang melibatkan Jung Hae In, yang kini menjadi salah satu Aktor utama Korea yang paling dicintai, menarik perhatian yang lebih intens lagi.

Baik penggemar maupun media kini menuntut kejelasan, mempertanyakan bagaimana insiden semacam itu bisa begitu lama tidak dilaporkan.

Tuduhan kekerasan yang muncul kembali telah memicu diskusi yang lebih luas tentang penyalahgunaan kekuasaan di industri hiburan Korea, terutama terkait perlakuan terhadap Aktor muda oleh tokoh senior.

Hingga saat ini, belum ada proses hukum atau investigasi resmi terkait peristiwa tahun 2014 yang dipublikasikan. 

Namun, seiring netizen dan media menggali lebih dalam, cerita ini terus berkembang dan tekanan untuk transparansi semakin meningkat.***


Editor : Irma Nurfajri