Bandingkan dengan Negara Tetangga, Purbaya Sebut Posisi Utang Pemerintah Masih Aman
Menkeu Purbaya menyebutkan saat ini posisi utang pemerintah masih aman sekitar 40 persen lebih sedikit.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Saat ini pemerintah Indonesia memiliki utang yang dibilang cukup aman jika dibandingkan dengan negara-negara tetangga dan negara maju.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan posisi utang pemerintah Indonesia saat ini masih berada dalam batas aman dan terkendali.
Berdasarkan data Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR), per 31 Maret 2026, posisi utang pemerintah saat ini mencapai Rp9.920,42 triliun atau 40,75 persen terhadap produk domestik bruto (PDB).
“(Posisi utang) Masih aman, masih sekitar 40 persen lebih sedikit, jadi aman,” tutur Menkeu Purbaya.
Menurut Menkeu, pengelolaan utang Indonesia relatif lebih hati-hati bila dibandingkan negara lain.
Purbaya mencontohkan posisi rasio utang negara sejawat yang jauh lebih tinggi dibandingkan Indonesia, misalnya Singapura sekitar 180 persen dan Malaysia 60 persen.
Jika dibandingkan dengan negara maju seperti Amerika Serikat dan Jepang, posisi utang Indonesia juga relatif lebih terkendali.
“Tinggi semua. Kita termasuk paling hati-hati dibanding negara sekeliling kita,” ujar Menkeu dikutip dari laman Antara.
Untuk saat ini, mayoritas utang pemerintah berasal dari instrumen surat berharga negara (SBN).
Nilai outstanding SBN tercatat sebesar Rp8.652,89 triliun per akhir Maret 2026, atau setara dengan 87,22 persen dari total utang pemerintah.
Sedangkan komposisi lainnya berupa pinjaman sebesar Rp1.267,52 triliun atau 12,78 persen.***
Editor : Irma Nurfajri


