Ada 717 Hektare Kawasan Kumuh di Bandung 

Ada sekitar 717 hektare kawasan kumuh di wilayah Kota Bandung. Indikatornya adalah, drainase, sanitasi, jalan lingkungan dan penyediaan air minum. 

Ada 717 Hektare Kawasan Kumuh di Bandung 

INILAH, Bandung -  Ada sekitar 717 hektare kawasan kumuh di wilayah Kota Bandung. Indikatornya adalah, drainase, sanitasi, jalan lingkungan dan penyediaan air minum. 

Menyikapi hal tersebut, Pemerintah Kota Bandung bakal mengambil langkah yang tepat. Hal ini dilakukan agar kawasan kumuh tersebut bebas dari banjir, jalan dan lainnya.

"Kalau kita lihat di data yang ada kawasan kumuh berada di pertengahan kota, dan Barat wilayah kota Bandung, itu masih tertera kawasan kumuhnya cukup besar. Tapi di kawasan Timur dan Utara sudah sangat baik, di kawasan Timur itu sudah bisa dikatakan tidak ada karena di sana banyak perumahan-perumahan," ucap Agus, di Balai Kota, Bandung, Kamis (7/11/2019).

Dia mengatakan, pada empat tahun lalu terdapat sekitar 1.000 hektare kawasan kumuh di Kota Bandung. Pihaknya akan melakukan program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku). Program yang terselenggara atas kolaborasi berbagai pihak, termasuk pemerintah pusat itu tengah berjalan. 

"Titik berat untuk perbaikan misalnya, sanitasi, sarana air bersih, toilet, dalam rangka sepiteng komunal dan perbaikan juga bangunannya," imbuh Agus.

Agus menuturkan, Kecamatan Astanaanyar yang paling banyak dijumpai kawasan kumuh. Sementara itu, yang telah bebas dari kawasan kumuh adalah Kecamatan Panyileukan. 

"Secara umum, wilayah Kota Bandung bagian timur telah tertata rapi, terutama aspek pemukiman," ucap Agus.  

Bagian upaya untuk mengurangi kawasan kumuh di Kota Bandung, Forum Bandung Sehat (FBS) terus menggenjot gerakan 100% open defecation free (ODF, tak buang air besar sembarangan). FBS mengadakan rangkaian kegiatan sosialisasi beserta advokasi kepada warga agar dapat membangunan septic tank yang laik pada 2019. (Okky Adiana)

 


Editor : Bsafaat