Jelang PTM, Pemkab Bandung Barat Imbau Para Pelaku Transportasi Segera Divaksin
Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung Barat menggelar vaksinasi bagi pelaku transportasi umum. Hal itu sebagai upaya mejelang PTM
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - Pemerintah Kabupaten Bandung Barat tengah menyiapkan berbagai fasilitas jelang pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di wilayahnya.
Salah satu diantaranya adalah moda transportasi yang akan digunakan para siswa saat berangkat dan pulang sekolah.
Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Bandung Barat (KBB) Lukmanul Hakim mengatakan, terkait persiapan jelang PTM ini, angkutan umum mulai dipersiapkan sebagai moda transportasi yang digunakan para pelajar.
"Kami sedang melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Barat dan mendapat penjelasan bahwa saat ini mereka pun sedang melakukan pemetaan dan pendataan terkait sekolah mana saja yang bisa melakukan PTM," katanya kepada INILAH, Minggu 12 September 2021.
Baca Juga: Tak Mau Kecolongan Wisata Balas Dendam, Pemprov Jabar Gelar Swab Tes Acak di 11 Daerah
Ia menjelaskan, pihaknya pun harus mengetahui berapa jumlah orang yang melaksanakan PTM. Paling penting, sambung diam data-data terkait moda transportasi apa yang digunakan para siswa untuk berangkat ke sekolah.
"Apa diantar orang tuanya, menggunakan ojek online atau menggunakan angkutan umum. Sebenarnya itu yang akan kita arahkan dan akan dikoordinasikan dengan Organda juga," jelasnya.
Ia menilai, pihaknya harus bisa membaca wilayah mana saja yang memang perlu ada penambahan atau penebalan angkutan umum.
"Kegiatan vaksinasi massal ini pun menjadi salah satu upaya kita, kemarin juga saya sampaikan kepada Sekretaris Daerah (Sekda) bahwa siswa yang melakukan PTM itu berusia 12 tahun ke atas yang memang sudah divaksinasi," ujarnya.
Baca Juga: Lindungi Pelaku Transportasi dari Covid-19, Dishub KBB Berikan 2.000 Dosis Vaksin Gratis
Kendati demikian, kata dia, yang jadi persoalannya apakah sopir angkutan umum itu sendiri aman atau sehat. Menurutnya, hal itu menjadijadi salah satu indikatornya.
"Apakah mereka sudah divaksin atau belum. Itu yang harus kita pastikan dan ini merupakan salah satu persiapan dalam rangka menghadapi PTM," tegasnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan menjelaskan, sebentar lagi Kabupaten Bandung Barat akan melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM)
"Jadi, diharapkan insan-insan di perhubungan ini sudah divaksin semuanya, baik itu supir dan lainnya. Sehingga memberikan keamanan dan kenyamanan bagi semuanya," jelasnya.
Ia berharap, masyarakat dalam hal ini para pelaku transportasi bisa mendengar informasi dan segera divaksin supaya target vaksinasi KBB di tahun ini bisa tercapai.
"Mudah-mudahan bisa berjalan dengan lancar agar proses vaksinasi tidak terhambat," harapnya. *** (agus satia negara)
Editor : inilahkoran


