Kondisi Fasilitas UKS SMA Sebelas Maret Memprihatinkan, Ternyata Ini Penyebabnya
SMA Sebelas Maret Kota Bandung mengeluhkan kondisi UKS di sekolah tersebut yang tidak layak akibat terkendala anggaran
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Kondisi ruang Unit Kesehatan Siswa (UKS) SMA Sebelas Maret kurang layak. Beberapa fasilitas yang ada, seperti tempat tidur, obat-obatan dan lain sebagainya tersedia tidak memenuhi standar layanan kesehatan. Hal tersebut dikarenakan belum pernah menerima bantuan fasilitas UKS tersebut.
"Memang kondisi UKS kami (SMA Sebelas Maret) tidak seperti UKS-UKS di sekolah lainnya. Jadi, kurang layak untuk layanan kesehatan siswa-siswi. Kami berharap, adanya perhatian dari pemerintah kota maupun provinsi agar memberikan support bagi UKS kami," ujar Kepala SMA Sebelas Maret Ahmad Sadikin, di Jalan Denki Selatan V nomer 38 Kelurahan Ciseureuh, Kecamatan Regol Kota Bandung, Senin 1 November 2021.
Kata dia, ketidalayakan UKS Sebelas Maret itu lebih dirasakan selama pandemi Covid-19. Sebab, dengan fasilitas seadanya, UKS juga digunakan untuk isolasi mandiri untuk siswa-siswinya.
Baca Juga: DPRD Jabar Dorong Perbaikan Jalan Banjaran-Pangalengan
"Jadi, pada dasarnya UKS itu bisa digunakan untuk isolasi mandiri terkait Covid-19. Tapi kan, siswa-siswi kalau sakit, tidak boleh masuk kecsekolah," ucapnya.
Ia pun, menginginkan kondisi UKS memberikan layanan maksimal yang didukung dengan fasilitas lengkap. Hanya saja dia mengakui untuk saat ini pihaknya tidak bisa berbuat banyak.
"Kendalanya hanya anggaran saja, apalagi kita sebagai sekolah swasta yang memang jauh lebih lengkap dari sekolah-sekolah negeri," papar Ahmad Sadikin.
Meski begitu ia mengungkapkan, kondisi UKS SMA Sebelas Maret sudah pernah dikunjungi oleh pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) Bandung beberapa bulan lalu saat penilaian kelayakan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas mau dimulai.
Baca Juga: Curah Hujan Tinggi dan Kerusakan Gunung Kasur Akibatkan Banjir di Pameungpeuk Garut
"Sudah pernah di cek oleh Dinkes Kota Bandung, termasuk fasilitas yang ada, walaupun dengan serba keterbatasan belum ada bantuan dari pemerintah. Kami berharap ada perhatian dari semua pihak," pungkasnya.***(Okky Adiana)
Editor : inilahkoran


