Stadion Si Jalak Harupat Siap Uji Coba Liga 1 dengan Penonton 30 Persen
Stadion Si Jalak Harupat siap dijadikan tempat uji coba pertandingan sepak bola Liga 1 dengan menghadirkan penonton sebanyak 30 persen.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Stadion Si Jalak Harupat siap dijadikan tempat uji coba pertandingan sepak bola Liga 1 dengan menghadirkan penonton sebanyak 30 persen.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bandung Marlan Nirsyamsu mengaku siap jika stadion yang dikelolanya ditunjuk penyelenggara Liga 1 sebagai tempat uji coba.
Keberhasilan penyelenggaraan Piala Menpora beberapa waktu lalu menjadi salah satu keberhasilan penyelenggaraan pertandingan di Stadion Si Jalak Harupat saar masa pandemi meskipun tanpa penonton.
Baca Juga: Amankan Piala Menpora 2021, Polresta Bandung Turunkan 75 Personel di Stadion si Jalak Harupat
"Kita ada pengalaman kemarin Piala Menpora. Penerapan protokol kesehatan (prokes) sudah dijalankan. Nah biasanya untuk aturan penyelenggaraan itu dari pihak penyelenggara yang bikin nanti kita tinggal mengikuti saja. Jadi pada prinsipnya kami siap jika ditunjuk jadi tempat uji coba penonton 30 persen," kata Marlan di Soreang, Rabu 17 November 2021.
Marlan menerangkan, Stadion Si Jalak Harupat ini memiliki jumlah kursi 27 ribu. Masing-masing kursi terpisah alias single seat. Sehingga, jika hanya digunakan sekitar 30 persen tentu tidak akan menjadi masalah baginya. Tak hanya itu saja, akses masuk ke komplek stadion maupun ke venue lapangan ada beberapa gerbang dan pintu masuk. Sehingga bisa mengurai atau mencegah terjadinya kerumunan disatu titik.
"Gerbang masuk ke komplek maupun ke venue lapangan sangat mumpuni. Bisa dari selatan, utara, timur utama bisa tertangani. Apalagi kalau yang 30 persen penonton ini disebar di tribun timur, selatan, utara dan VIP. Tidak akan ada masalah, insyaallah kami siap menjadi tempat uji coba," ujarnya.
Baca Juga: Yana Minta Bonek Mania Tidak Hadir di Stadion si Jalak Harupat
Dikatakan Marlan, mengenai kondisi stadion dia meyakini dalam kondisi prima. Karena memang sebelumnya pun stadion tersebut tengah dipersiapkan untuk perhelatan piala dunia umur 21. Namun karena terjadi pandemi virus corona, rencana tersebut hingga kini belum bisa dilaksanakan. Selain itu, perawatan stadion khususnya lapangan terus dilakukan konsultan rumput.
"Kondisi rumput sangat bagus dan siap. Karena memang dipersiapkan untuk Piala Dunia. Yah walaupun sesekali dipakai itu tidak apa-apa. Jadi kalau mau dipakai sangat siap, namun memang sampai saat ini belum ada pembicaraan dari pihak penyelenggara Liga 1," katanya.***(dani r nugraha)
Editor : inilahkoran


