Nataru, Polrestabes Bandung Berlakukan Gage
Polrestabes Bandung akan memberlakukan kebijakan ganjil genap (Gage) saat Natal dan Tahun Baru 2022.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Polrestabes Bandung akan memberlakukan kebijakan ganjil genap (Gage) saat Natal dan Tahun Baru 2022, meski aturan penerapan pemberlakuan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3 dibatalkan.
Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Aswin Sipayung mengatakan, tidak menutup kemungkinan, pihaknya juga akan kembali memberlakukan penyekatan jalan dalam kota untuk menjaga kondusifitas pada momen Nataru 2022 mendatang, salah satunya dengan menerapkan ganjil genap.
“Insya Allah, ganjil genap Bandung tetap diberlakukan. Nanti ada kesepakatan yang lahir atau dari Perwal. Untuk penyekatan dalam kota, belum ada rencana, tapi demi melancarkan seperti yang sudah biasa kita lakukan, kita akan lakukan,” kata Aswin di Alun-alun Kota Bandung, Rabu 8 Desember 2021.
Baca Juga: Rayakan Nataru di Rumah, Kapolda Jabar Imbau Masyarakat Tidak Berwisata
Sebelumnya, Polrestabes Bandung telah menetapkan akan menutup 10 ruas jalan dalam Kota Bandung. Hal itu seiring adanya intruksi pemerintah pusat kembali memberlakukan PPKM level 3.
Kesepuluh ruas jalan tersebut, antara lain, Jalan Asia Afrika - Tamblong, Naripan - Tamblong, Braga - Naripan, Banceuy - Asia Afrika, Lembong - Tamblong, Merdeka - Riau, Ir. Djuanda, Dipatiukur, Purnawarman, dan Alun-alun Timur.
"Kita belum bisa pastikan, apakah rencana 10 ruas jalan itu akan ditutup. Nah ini belum ada info lebih lanjut. Nanti kita akan resmikan saat peresmian operasi Lilin Lodaya 2022," ucapnya.
Baca Juga: Sepekan, Polrestabes Bandung Mengungkap 45 Kasus Kejahatan Jalanan di Bandung
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung Ema Sumarna mengatakan, bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung akan melakukan penyesuaian dengan intruksi pemerintah pusat seiring dibatalkannya PPKM level 3 untuk seluruh wilayah Indonesia.
"Kan pemerintah meralat itu, kita menyesuaikan saja. Yang jelas kita kan tidak kembali kepada posisi label level 2 ,kalau kita berbicara kondisi Bandung saat ini dalam Perwalnya kita level 2 juga," kata Ema.
Pihaknya pun, mengaku tidak menampik adanya potensi peningkatan kunjungan wisatawan ke Kota Bandung di momen Nataru. Pemkot Bandung dipastikan akan tetap menjaga kewaspadaan dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara ketat.
Baca Juga: Polrestabes Bandung Sidak Penerapan Prokes Mal di Bandung
"Kalau himbauan untuk wisatawan tetap prokes aja. Dan
Untuk sementara ini, yang saya tahu sekolah tetap tidak libur, diganti dengan aktivitasi lain, apakah kegiatan sekolah secara offline," ucapnya. *** (Yogo Triastopo)
Editor : inilahkoran


