Gelar Rakornas ke-4, Ikatan Saudagar Muslim Indonesia Bakal Kembangkan Industri Halal
Ikatan Saudagar Muslim Indonesia bertekad membangun ekonomi umat melalui teknologi, inovasi, dan pengembangan industri halal.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Ikatan Saudagar Muslim Indonesia bertekad membangun ekonomi umat melalui teknologi, inovasi, dan pengembangan industri halal.
Hal itu mengemuka saat Ikatan Saudagar Muslim Indonesia menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) ke-4 di Marbella Suites Bandung pada 10-12 Desember 2021. Forum tersebut digelar pasca pandemi Covid-19 yang mulai melandai. Pengembangan industri halal pun menjadi topik utama pembicaraan.
Ketua Ikatan Saudagar Muslim Indonesia Ilham Akbar Habibie mengharapkan dalam Rakornas ke-4 itu bisa menjadi wadah para pengusaha muslim untuk melakukan suatu terobosan dan kajian diskusi terkait industri halal untuk membahas isu-isu dan solusi bagi permasalahan bangsa saat ini. Terutama, permasalahan yang dialami kaum muslimin yang menghadapi masalah kemiskinan dan kefakiran akibat pandemi Covid-19.
Baca Juga: Jabar Perluas Pasar Ekspor dan Kembangkan Industri Halal di Dubai Expo 2021
"Kita bertekad bisa membangun ekonomi umat melalui teknologi, inovasi, dan pengembangan industri halal. Berbagai permasalahan perekonomian akan dicoba diurai dalam kegiatan Rakornas ke-4, Milad ke-9, dan Silabis ke-13 Ikatan Saudagar Muslim Indonesia," kata Ilham, Jumat 10 Desember 2021.
Selain itu, Rakornas ke-4 Ikatan Saudagara Muslim Indonesia (ISMI) itu akan mencoba menyusun suatu rekomendasi dan solusi bagi pemerintah dan masyarakat. Terutama, dalam menghadapi masalah kemiskinan dan kefakiran yang meningkat pesat seiring pandemi Covid-19.
Penyelenggaraan Rakornas ke-4 ISMI itu mencakup beberapa kegiatan. Antara lain, rapat koordinasi program nasional antar pengurus pusat dan wilayah ISMI, merumuskan dan merekomendasikan solusi dari permasalahan bangsa, konsolidasi untuk membangun ekonomi umat melalui teknologi dan inovasi, serta menjadi wadah sinergi dalam pengembangan industri halal antar-anggota ISMI.
Baca Juga: SBM ITB Dukung Pemerintah Kembangkan UMKM Industri Halal
Rakornas ke-4 ISMI itu dihadiri lebih dari 300 peserta yang melibatkan berbagai unsur organisasi dan stakeholder. Antara lain dihadiri Majelis Pengurus Pusat ISMI, Majelis Pengurus Wilayah ISMI, Majelis Pengurus Daerah ISMI, Lembaga Pemerintahan Asosiasi Pengusaha Muslim, Lembaga Ekonomi Islam, perwakilan Perguruan Tinggi, dan beberapa undangan lainnya.
Selain dihadiri berbagai perwakilan kelembagaan, pembukaan Rakornas ISMI ke-4 kali ini juga dihadiri Gubernur Jabar Ridwan Kamil dan Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla sebagai keynote speaker.
Baca Juga: Kemenperin Terus Perkuat Industri Halal Agar Meroket di Kancah Global
Jusuf Kalla datang dalam rangka penandatanganan nota kesepahaman (MoU) kerja sama program bersama pengembangan ekonomi di berbagai masjid di Indonesia antara ISMI dengan DMI.
Sebagai informasi, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) penduduk miskin pada Maret 2021 terhitung sebesar 27,54 juta orang. Pada Februari 2021, angka pengangguran karena Covid-19 (1,62 juta orang), bukan angkatan kerja (BAK) karena Covid-19 (0,65 juta orang), tidak bekerja karena Covid-19 (1,11 juta orang), dan penduduk bekerja yang mengalami pengurangan jam kerja karena Covid-19 (15,72 juta orang). (*)
Editor : inilahkoran


