Hengky Minta Pasar Tagog Rampung Sebelum Lebaran

Hengky Kurniawan berharap pasar Tagog Padalarang rampung Maret 2022, dan sudah bisa ditempati pedagang sebelum Lebaran Idul Fitri.

Hengky Minta Pasar Tagog Rampung Sebelum Lebaran
Plt Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan mengecek progres pembangunan Pasar Tagog Padalarang, dan diharapkan bisa beroperasi April 2022.

INILAHKORAN, Ngamprah – Plt Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan berharap pasar Tagog Padalarang rampung Maret 2022, dan sudah bisa ditempati pedagang sebelum Lebaran Idul Fitri.

Proyek pembangunan pasar Tagog Padalarang, Kabupaten Bandung Barat hingga kini sudah mencapai 83 persen, dan ditargetkan rampung Maret 2022.

Hengky Kurniawan mengatakan, pihaknya berharap pada bulan Maret 2022 Pasar Tagog Padalarang sudah bisa beroperasi lantaran bulan Mei itu sudah akan menghadapi Idulfitri.

"Jadi diharapkan April itu para pedagang sudah bisa berjualan di sini," katanya kepada INILAH, Rabu 15 Desember 2021.

Baca Juga: Tak Hanya Pasar, Hengky Usulkan Pasar Tagog Padalarang Punya Bioskop

Bahkan, lanjut dia, dari pihak PT Bina Bangun Persada memastikan pembangunan Pasar Tagog Padalarang rampung di pertengahan Maret,

"Kita dukung kita doakan bersama supaya pedagang bisa segera mendapatkan omzet," ujarnya.

Ia menilai, sejauh ini hasil dari pembangunan pasar tersebut sudah bagus. Menurutnya, saat ini memang tidak bisa dinilai sebelum 95 persen rampung lantaran tertutup debu dan lainnya.

Baca Juga: Harga Cabai Anjlok, Para Pedagang Pasar Tagog Padalarang Meradang

"Tapi kalau penataan keramiknya sudah bagus, kalau melihat atapn di lantai 2 juga sudah mulai rapih, hanya tinggal instalasi listrik, paling lantai 4 masih dalam proses pengecoran" paparnya.

Menurutnya, jika melihat tahapan pembangunan saat ini masih ada waktu selama tiga bulan dan masih sesuai jadwal, jadi tidak ada masalah.

Disinggung terkait rencana pembangunan bioskop di lantai 4 Pasar Tagog Padalarang, ia menyebut, sebenarnya pertimbangan adanya bioskop itu merupakan masukan dari para milenial di KBB agar warga KBB tidak perlu jauh-jauh ke Bandung hanya untuk nonton bioskop.

Baca Juga: Toko Sembako di Pasar Tagog Padalarang Hangus Terbakar

"Kemudian kita juga konsepnya pengen ada kearifan lokal kalau biasa di bioskop makan popcorn, di kita ada bala-bala," bebernya.

Kendati demikian, lanjut dia, ada juga keinginan dari paguyuban pedagang yang menyarankan agar lebih baik dibangun gedung serba guna agar bisa digunakan untuk kegiatan pernikahan dan lain sebagainya.

"Tentu kita pemerintah mendengar aspirasi masyarakat. Kalau misalnya ingin gedung serba guna ya mangga pengembang mungkin bisa membuatkan itu. Kalau ingin bioskop ya mangga," terangnya.

Baca Juga: Ini Jurus Jitu Hengky Kurniawan Atasi Jumlah TKA di KBB

Ia menambahkan, pihaknya sangat aspiratif terhadap keinginan masyarakat, tidak memaksakan namun yang terpenting bisa mendorong UMKM di KBB.

”Karena kalau ada slot seperti bioskop dan wisata, kita dorong ownernya itu mau menampung UMKM. Seperti UMKM yang ada di IKEA ,hari ini omzetnya bagus,” pungkasnya. *** (Agus Satia Negara)


Editor : inilahkoran