Dekat Kampusnya Terjadi Pencabulan Puluhan Santri, Mahasiswa Bandung: Kok Bisa Ya?
Kasus kekerasan terhadap perempuan sering kali terjadi, misalnya kekerasan seksual di kalangan masyarakat, sekolah, kampus, bahkan pesantren
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Kasus tindak kekerasan terhadap perempuan sering kali terjadi, misalnya kekerasan seksual yang muncul di kalangan masyarakat, sekolah, perkuliahan, bahkan di pesantren sekalipun.
Melihat fenomena ini, mahasiswi jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Muhammdiyah Bandung Alfina Nur Andini angkat bicara. Menurut dia, pihaknya merasa kaget, bahwa 12 santriwati mengalami kekerasan seksual. Bahkan, hal ini dilakukan di Kota Bandung.
Menurut dia, setelah sekian lama kekerasan seksual dari 2016, kasus ini baru terungkap di tahun 2021 akhir. Sebagai seorang mahasiswi, hal ini menjadi miris, apalagi kekerasan seksual yang berada dilingkungan pesanten yang notabene Islam.
"Kok bisa ya, apalagi itu pesantren yang emang tempatnya belajar dan beribadah. Bahkan, tidak bisa dilihat juga sekarang, itu cover pesantren seperti Islam banget. Malah justru, jadi tempatnya seperti itu (pelecehan seksual). Itu sih pandangan saya," ucap Alfina Nur Andini,
Sebagai seorang mahasiswi, kata dia, bukan hanya perempuan saja yang harus menjaga prilaku atau sikapnya, namun seorang laki-laki pun harus diberi pemahaman tentang pelecehan seksual, apalagi kampus Islam.
"Misalnya edukasi dari para dosen-dosen kami, orang tua, masyarakat dan segala macam, agar mereka tahu tentang pentingnya menjaga sikap kepribadiannya," ucapnya.
Editor : inilahkoran


