Tak Hanya Dicabuli, Santriwati Herry Wirawan Juga Dieksploitasi Tenaganya

Kuasa hukum korban pencabulan Herry Wirawan, Yudi Kurnia menegaskan ada yang luput dari penyidikan dengan terdakwa Herry Wirawan. Yakni soal

Tak Hanya Dicabuli, Santriwati Herry Wirawan Juga Dieksploitasi Tenaganya
Kuasa hukum korban pencabulan Herry Wirawan, Yudi Kurnia.

INILAHKORAN, Bandung - Kuasa hukum korban pencabulan Herry Wirawan, Yudi Kurnia menegaskan ada yang luput dari penyidikan dengan terdakwa Herry Wirawan. Yakni soal ekploitasi kepada para korbannya.

Yudi mengungkapkan terdakwa Herry Wirawan tidak hanya melakukan pencabulan terhadap para santriwati didikikannya. Dia juga melakukan eksploitasi, mereka dipekerjakan olehnya. 

"Soal ekploitasi ini kayaknya luput dari penyidikan ya. Karena mereka dikerjakan, yang seharusnya anak-anak tidak dipekerjakan, kayak bikin proposal. Itu kan kerja tata usaha bagian TU administrasi. Ada bagiannya. Nah, ini dikerjakan. Artinya proposal ini untuk cari keuntungan, untuk cari dana. Sementara anak-anak ini kesehariannya untuk kerja-kerja seperti itu. Ini bagian dari ekploitasi," katanya saat ditemui di Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Jalan RE Martadinata, Kota Bandung, Selasa 21 Desember 2021.

Baca Juga: Lho Kok, Kuasa Hukum Korban Pencabulan Herry Wirawan Tidak Boleh Masuk Ruang Persidangan?

Yudi tidak mengetahui dengan para santrinya dipekerjakan seperti yang dia jelaskan, apakah mereka mendapat bayaran atau tidak.

"Permasalahan anaknya dibayar atau tidak,  itu bukan jadi ukuran. Kalau ekploitasi itu tidak harus di bayar kan, mereka dipekerjakan," ucapnya.

Yudi mengaku hanya mendapat keterangan, dimana para korban ini diperkerjakan untuk bidang administrasi. Terkait adanya korban yang dipekerjakan sebagai kuli bangunan, yang sempat disampaikan Kajati Jabar sebelumnya, dia tidak mengetahui hal tersebut.

Baca Juga: Begini Suasana Sidang Terdakwa Rudapaksa Herry Wirawan di Pengadilan Negeri Bandung

"Menurut keterangan anak-anak, dia di pekerjakan untuk pekerjaan tata usaha dan segala macam. Lainnya, saya tidak dapat informasi," ucapnya. 


Editor : inilahkoran