Harga Bahan Pokok Naik Drastis, DPRD Minta Perbanyak Operasi Pasar
Komisi B DPRD Kota Bandung memibta pemerintah kota memperbanyak operasi pasar. Sebab jelang Nataru, beberapa komoditas mengalami kenaikkan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Menjelang Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru), harga bahan pokok mengalami kenaikkan tajam. Hal ini harus menjadi perhatian khusus bagi Pemerintah Kota Bandung, utamanya Dinas Perdagangan dan Perindustrian.
“Saat ini keluhan yang banyak kami terima adalah mengenai kenaikan harga bahan pokok seperti minyak goreng, dan yang terbaru kenaikan harga telur hingga cabe rawit," tutur anggota Komisi B DPRD Kota Bandung, Christian Julianto, Jumat 24 Desember 2021.
Christian Julianto mengungkap, harga minyak goreng terus mengalami kenaikan hingga Rp 19 ribu per kilogram. Dia mengemukakan harga telur saat ini sudah mencapai Rp 30 ribu/kg di pasar. Demikian juga harga cabe rawit yang mencapai Rp 100 ribu/kg.
HargBaca Juga: Harga Cabai Rawit di Pasar Kosambi Bandung Melambung
"Saya sudah komunikasi juga dengan Dinas Perdagangan dan Perindustrian. Saya minta agar kenaikan harga ini menjadi perhatian yang serius. Karena kenaikan harga ini bukan hanya berimbas bagi rumah tangga, tapi juga sangat terasa bagi para pelaku usaha mikro dan kecil,” jelas politisi Partai Solidaritas Indonesia.
Christian Julianto berharap agar kenaikan harga hanya fluktuasi biasa dan tidak terlalu lama. Karena kalau harga tinggi terlalu lama, dikhawatirkan pelaku UMKM jadi menurunkan standar kualitas, misalnya memakai minyak goreng bekas yang disaring kembali.
"Kami berharap, Pemkot bisa lebih sering mengadakan operasi pasar. Seperti yang dilakukan awal bulan ini. Semestinya kegiatan seperti ini diagendakan secara rutin setiap menjelang hari raya dan libur panjang,” pungkasnya. *** (Okky Adiana)
Editor : inilahkoran


