JPO Asia Afrika Kumuh dan Terbengkalai, Plt Wali Kota Yana Mulyana Bilang Begini

Kondisi JPO Asia Afrika tamnpak kumuh dan terbengkalai. Plt Wali Kota Bandung, Yana Mulyana ungkap penyebabnya.

JPO Asia Afrika Kumuh dan Terbengkalai, Plt Wali Kota Yana Mulyana Bilang Begini
Plt Wali Kota Bandung Yana Mulyana bicara soal JPO Asia Afrika yang begitu kumuh dan terbengkalai.

INILAHKORAN, Bandung- Kondisi JPO Asia Afrika (Jembatan Penyeberangan Orang di Jalan Asia Afrika) tampak kumuh dan terbengkalai. Plt Wali Kota Bandung, Yana Mulyana ungkap penyebabnya.

Menurut Yana Mulyana, JPO Asia Afrika dibangun pihak ketiga dan hingga saat ini belum diserahterimakan kepada Pemkot Bandung.

Alhasil, selama ini JPO Asia Afrika pun terkesan dibiarkan kumuh dan tak terawat.

Baca Juga: Hanya RP2.500, Transfer Antar Bank via BSI Mobile dengan BI Fast, Langsung Cek Caranya Ini!

"Jadi begini. JPO Asia Afrika ini belum diserahterimakan kepada Pemkot Bandung oleh pihak ketiga yang waktu itu membantu pemerintah kota dalam pelaksanaan Konferensi Asia Afrika. Kesatuan dengan, rumput sintetis Alun-alun Bandung dan ternasuk gedung perpustakaan di Alun-alun," kata Yana di Taman Radio, Kota Bandung, Selasa 4 Januari 2022.

Menurut Yana, apabila belum diserahterimakan. Hal tersebut merupakan tanggung jawab pihak ketiga. Namun dalam pelaksanaannya, pihak ketiga tidak melakukan pemeliharaan.

"Langkah kita, bersihkan dahulu JPO yang kemudian akan kita kunci," ucapnya.

Baca Juga: Vaksinasi Booster Covid 19 Dimulai 12 Januari, Gratis untuk Masyarakat Ini, yang Berbayar Segini Harganya

Yana mengungkapkan, JPO tersebut sebenarnya bisa digunakan sebagai tempat tourism centre. Namun, kata dia, harus menunggu serah terima dari pihak ketiga agar tidak menjadi persoalan dikemudian hari.

"Kita lihat nanti, apakah akan digunakan untuk tempat tourism centre atau apa. Kita lihat setelah proses serah terima pihak ketiga ke pemerintah kota. Termasuk soal pembongkaran kan ada regulasinya," ujar dia.

Sementara itu, Kepala Dishub Kota Bandung Ricky Gustiadi mengatakan, pihaknya telah melakukan pembersihan sampah-sampah dan pemagaran terhadap pintu masuk JPO. Hal itu dilakukan supaya anak jalanan dan lainya tidak beristirahat di JPO.

Baca Juga: Lemak Perut Dijamin Hilang Tanpa Berkeringat, Begini Caranya-caranya Menurut Ahli

"Sudah dibersihkan kemarin, karena JPO dijadikan tempat sampah dan tempat buang air kecil sehingga bau pesing dan wisatawan malas untuk menggunakan JPO ini. Ke depan, JPO ini akan difungsikan lagi sebagai penyebrangan," kata Ricky. *** (Yogo Triastopo)


Editor : inilahkoran