Polrestabes Bandung: Dalam Sehari Terjadi Dua Pembunuhan di Bandung
Dalam satu hari, Polrestabes Bandung berhasil mengungkap kejadian dua pembunuhan di Bandung pada Sabtu 8 Januari 2022 malam.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Dalam satu hari, Polrestabes Bandung berhasil mengungkap kejadian dua pembunuhan di Bandung pada Sabtu 8 Januari 2022 malam.
Kepala Polrestabes Bandung Kombes Pol Aswin Sipayung mengatakan, kejadian pembunuhan pertama terjadi di wilayah Babakan Ciparay. Tepatnya di Pasar Induk Caringin, Blok E. Sekitar pukul 21.00 WIB, warga bernama Helda Pramukti (28) tewas ditusuk dan menjadi korban dua pembunuhan di Bandung.
"Salah satu korban dua pembunuhan di Bandung yang terjadi di Pasar Induk Caringin itu korban mengalami luka tusuk di bagian dada, muka, dan punggung," kata Aswin di Markas Polrestabes Bandung, Senin 10 Januari 2022.
Baca Juga: Nataru, Polrestabes Bandung Berlakukan Gage
Menurutnya, saat dievakuasi korban pun menghembuskan nafas terakhir akibat luka tusukan. Dia mengaku, aparat Polrestasbes Bandung yang mengetahui informasi tewasnya korban langsung mendatangi lokasi kejadian dan berhasil mengidentifikasi pelaku.
Usai kejadian tersebut, kurang dari 10 jam pelaku yang diketahui bernama Deni alias Colay berhasil diamankan polisi.
"Motifnya, masih dalam pemeriksaan penyidik," ucap Aswin.
polrestBaca Juga: Tingkatkan Keamanan dan Ketertiban, Pemkot Bandung Gandeng Polrestabes Bandung
Berselang beberapa jam setelah kejadian di Pasar Induk Caringin, dia menyebutkan terjadi peristiwa pembunuhan kedua di wilayah Bandung Kidul. Tepatnya, di Jalan Sekelimus Barat, Bandung Kidul.
Korban diketahui bernama Hadiyansyah alias Adi. Korban tewas dianiaya dengan menggunakan senjata tajam oleh temannya yang bernama Lutansa alias Abay.
Keduanya cekcok, saat dalam pengaruh minum-minuman keras. Cekcok tersebut, berujung perkelahian. Dimana pelaku Abay, menusukan senjata tajam pada Adi.
Baca Juga: Sepekan, Polrestabes Bandung Mengungkap 45 Kasus Kejahatan Jalanan di Bandung
"Motifnya, karena pelaku sakit hati kepada omongan korban," ucap Aswin.
Abay diamankan tak lama setelah kejadian. Saat diamankan, ia mengakui segala perbuatannya dan tak melakukan perlawanan.
"Pelaku kini di tahan, untuk melanjutkan proses hukumnya," pungkas Aswin. (Cesar Yudistira)
Editor : inilahkoran


