PTM 100 Persen di Kota Bandung, SMAN 5 Bandung Utamakan Kelas XII Belajar di Ruangan

Pada hari pertama PTM 100 Persen di Kota Bandung, SMAN 5 Bandung menggelar kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolahnya.

PTM 100 Persen di Kota Bandung, SMAN 5 Bandung Utamakan Kelas XII Belajar di Ruangan
PTM 100 Persen di Kota Bandung, SMAN 5 Bandung mengutamakan Kelas XII belajar di ruangan.

INILAHKORAN, Bandung - Pada hari pertama PTM 100 Persen di Kota Bandung, SMAN 5 Bandung menggelar kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolahnya.

Kepala SMAN 5 Bandung Heru Ekowati mengatakan, keikutsertaan dalam PTM 100 Persen di Kota Bandung itu berjalan baik dan lancar. Kendati begitu, siswa-siswi yang masuk ke ruangan hanya Kelas XI dan XII. Sisanya, kelas X mengikuti pembelajaran jarak jauh (PJJ).

"Pembagian itu dilakukan karena 8 ruang yang dimiliki SMAN 5 Bandung tidak bisa digunakan semua dampak dari pembangunan masjid yang bocor. Artinya, ini hanya kendala teknis saja," kata Heru di sela kegiatan PTM 100 Persen di Kota Bandung, Senin 10 Januari 2022.

Baca Juga: Tahap Pertama PTM 100 Persen di Kota Bandung Diikuti 330 Sekolah

Lantaran hal tersebut, pihaknya akan melakukan pergantian siswa-siswi yang melaksanakan PTM. Skemanya, Kelas XI akan bergantian dengan Kelas X. Jadi, pada pekan ini Kelas XI hanya masuk ruangan 3 hari dan diganti Kelas X. Sementara, kelas XI melaksanakan PJJ.

"Kalau kelas XII, karena waktu belajarnya tinggal beberapa bulan lagi, maka kami maksimalkan untuk yang kelas XII," ucapnya.

Baca Juga: PTM di Kota Bandung Ternyata Belum 100 Persen, Disdik Jabar Ungkap Penyebabnya

Dia menuturkan, para siswa yang masuk ruangan kelas itu akan belajar dari pukul 07.00 hingga pukul 12.00 WIB. Mereka, kata dia, belajarnya hanya 6 jam mata pelajaran dan tetap diselingi jam istirahat.

"Istirahat tetap dijaga oleh guru di dalam kelas, anak-anak tidak boleh berkeliaran, tetapi dia bergantian untuk misalnya keluar kalau ke toilet dan sebagainya. Anak-anak selalu diimbau untuk selalu membawa makanan sendiri," katanya. (Okky Adiana)


Editor : inilahkoran