PTM 100 Persen di KBB Belum Dilaksanakan, DPRD: Kalau Infrastruktur Belum Siap Jangan Paksakan
Disdik KBB memutuskan PTM 100 persen di KBB belum bisa dilaksanakan secara masif. DPRD KBB mengatakan, jangan terlalu dipaksakan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bandung Barat (KBB) memutuskan, PTM 100 persen di KBB belum bisa dilaksanakan secara masif.
Menyikapi hal itu, Ketua Komisi IV DPRD KBB Bagja Setiawan mengatakan pelaksanaan pertemuan tatap muka atau PTM 100 persen di KBB itu jangan terlalu dipaksakan jika infrastrukturnya belum memungkinkan.
"Itu sudah berulang-ulang saya sampaikan. Kalau belum siap infrastrukturnya, PTM 100 persen di KBB mending jangan dilakukan dulu," kata Bagja saat dihubungi, Senin 10 Januari 2022.
Baca Juga: Tahap Pertama PTM 100 Persen di Kota Bandung Diikuti 330 Sekolah
Menurutnya, segala sesuatu seperti persyaratan untuk pelaksanaan PTM 100 persen di KBB itu penyelenggara pendidikan harus memastikan dahulu.
"Kalau itu mungkin, ini pun harus dilakukan hybrid tetap tidak bisa 100 persen," tuturnya.
Nantinya, lanjut dia, ada yang melakukan PTM dan ada yang melaksanakan pembelajaran jarak jauh (PJJ) dan ini harus dilakukan. Pasalnya, yang menjadi pertanyaan hari ini dari seluruh penyelenggara pendidikan benar tidak 100 persen siap melakukan PTM.
Baca Juga: PTM di Kota Bandung Ternyata Belum 100 Persen, Disdik Jabar Ungkap Penyebabnya
"Kan belum tentu, belum ada laporan juga ke saya dari Disdik," sebutnya.
Dia menambahkan, jika kemudian diambil risiko melakukan PTM 100 persen di KBB maka nantinya akan diminta pertanggungjawaban sejauhmana daftar kesiapan penyelenggara pendidikan hari ini.
Termasuk, tanggung jawab penyelenggara jika kemudian nanti ada klaster baru dari PTM 100 persen di KBB dilakukan.
"Meski terlambat melaksanakan PTM 100 persen paling penting ke kesiapan dulu. Kalau kemudian tidak siap yang parsial aja jangan memaksakan untuk 100 persen," tandasnya. (Agus Satia Negara)
Editor : inilahkoran


