Pengembang Pasar Tagog Padalarang Janjikan Revitalisasi Rampung Awal Maret 2022
Selaku pengembang Pasar Tagog Padalarang, PT Bangun Bina Persada menjanjikan proses revitalisasi akan rampung pada awal Maret 2022.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - Selaku pengembang Pasar Tagog Padalarang, PT Bangun Bina Persada menjanjikan proses revitalisasi akan rampung pada awal Maret 2022.
Untuk itu, proses relokasi para pedagang yang kini berjualan di Jalan Gedong Lima, Kabupaten Bandung Barat (KBB) akan segera dilakukan seiring rampungnya proses revitalisasi Pasar Tagog Padalarang.
"Kalau tak ada rintangan, Insyaallah awal Maret ini seluruh pedagang yang direlokasi bisa kembali berdagang di Pasar Tagog Padalarang," kata Direktur PT Bangun Bina Persada Engkus Kusnadi, Jumat 21 Januari 2022.
Baca Juga: Hengky Minta Pasar Tagog Rampung Sebelum Lebaran
Sejak awal, dia menuturkan pihaknya menargetkan pasar semimodern tersebut rampung direvitalisasi sebelum Ramadan. Dia menyebut, Pasar Tagog Padalarang direvitalisasi dengan kontrak kerja selama 18 bulan, namun penyelesaian proyeknya lebih cepat dari jadwal yang ditentukan.
"Setelah seluruh pedagang masuk ke Pasar Tagog Padalarang, nantinya akan diresmikan pada pertengahan Maret oleh Plt Bupati Bandung Barat Hengki Kurniawan," jelasnya.
Hingga saat ini, progres pembangunan Pasar Tagog Padalarang sudah mencapai lebih dari 85 persen.
Baca Juga: Tak Hanya Pasar, Hengky Usulkan Pasar Tagog Padalarang Punya Bioskop
"Kami optimistis sisa pekerjaan yang 15 persen bakal beres dalam satu bulan ke depan. Sebab, pekerjaan hanya tinggal proses finishing dan yang inti-intinya sudah selesai," terangnya.
Disinggung terkait usul Hengky Kurniawan yang sempat menginginkan agar lantai tiga pasar dijadikan bioskop, dia menegaskan rencana itu dibatalkan.
"Gantinya, lantai tiga Pasar Tagog Padalarang itu akan disulap menjadi tempat pemasaran produk UMKM KBB. Tidak ada bioskop. Hal itu sesuai dengan arahan dan persetujuan Plt Bupati juga," pungkasnya. (Agus Satia Negara)
Editor : inilahkoran


