Kegiatan Pelatihan Jurnalistik Siswa SMP se-KBB Tingkatkan Minat Menulis Pelajar

Sebanyak 103 peserta mengikuti pelatihan jurnalistik siswa SMP se-KBB. Kegiatan bertujuan memberikan pemahaman tentang membuat tulisan.

Kegiatan Pelatihan Jurnalistik Siswa SMP se-KBB Tingkatkan Minat Menulis Pelajar
Kegiatan pelatihan jurnalistik siswa SMP se-KBB diaykini meningkatkan minat menulis pelajar.

INILAHKORAN, Ngamprah - Sebanyak 103 peserta mengikuti pelatihan jurnalistik siswa SMP se-KBB. Kegiatan bertujuan untuk memberikan pemahaman para peserta tentang bagaimana membuat tulisan jurnalistik yang baik dan benar.

Kepala Dinas Pendidikan KBB Asep Dendih mengatakan, kegiatan pelatihan jurnalistik siswa SMP ini diperlukan guna mewadahi kegemaran menulis yang lebih terarah dan efektif sehingga akan bermanfaat bagi semua pihak.

“Kegiatan pelatihan jurnalistik siswa SMP se-KBB ini sangat penting untuk memberikan pemahaman kepada para pelajar tentang ilmu jurnalistik," katanya, Minggu 23 Januari 2022.

Baca Juga: Ungkap Fenomena Dampak Kurangnya Interaksi Siswa dan Guru, Disdik KBB Sebut Ada Delapan Masalah yang Timbul

Selain itu, kegiatan diperlukan dalam mewadahi kegemaran menulis di kalangan pelajar, yang sebelumnya hanya menggunakan media WA, IG, FB, dan lain-lain, sehingga lebih terarah dan efektif.

"Tak hanya itu, hal ini pun akan bermanfaat bagi semua orang," sambungnya.

Sementara itu, Kepala SMPN 3 Ngamprah KBB Mepi mengaku pihaknya sangat mengapresiasi antusias para siswa dalam mengikuti kegiatan pelatihan jurnalistik siswa SMP tersebut.

Ia menilai, menulis merupakan satu kebutuhan yang tidak dapat dipisahkan dari dunia pendidikan, khususnya di kalangan siswa. Sehingga ini merupakan sarana yang tepat dalam mewadahi kegemaran mereka di bidang jurnalistik.

"Kegiatan ini bertujuan untuk mewadahi kegemaran siswa dalam bidang menulis. Selain itu, diharapkan hasil pelatihan ini akan dapat diimplementasikan di kehidupan nyata," ujarnya.

Baca Juga: Setahun Lebih Siswa Tak Lakukan PTM, Disdik KBB Ungkap Dampaknya Bagi Siswa

Ia menambahkan, dunia saat ini tidak dapat dipisahkan dari dunia jurnalistik. Sehingga diharapkan ini menjadi sarana yang efektif dalam memperkenalkan jurnalistik bagi kalangan pelajar.

"Kami berharap kegiatan ini dapat menggali potensi, sehingga minat para siswa dalam bidang menulis dapat ditingkatkan," ujarnya.

Sedangkan, Dosen Penulisan Kreatif STIKes Dharma Husada Bandung sekaligus pemateri pelatihan Siti Sugih Hartiningsih mengungkapkan dalam tata cara penulisan jurnalistik yang baik dan benar ada hal-hal yang perlu diperhatikan dalam penulisan yakni dengan mencatat catatan penulisan.

“Dalam penulisan jurnalistik yang baik dan benar, hal-hal yang perlu diperhatikan dalam penulisan, yakni menggunakan potensi diri, berdasarkan fakta dan kebenaran, bukan hoax, bahasa yang singkat, padat, dan jelas, bahasa yang mudah dipahami, berita berisikan 5W+1H ( apa, kapan, siapa, mengapa, di mana, bagaimana ), struktur terbalik-mendahulukan informasi terpenting sebelum informasi tambahan, memperhatikan tanda baca, dan bukan contekan,” bebernya. (Agus Satia Negara)


Editor : inilahkoran