DPRD Kota Bandung Minta PT BII Berinovasi
Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung meminta Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Bandung Infra Investama (BII)
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung – Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung meminta Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Bandung Infra Investama (BII) meningkatkan inovasi, guna merealisasikan target dan program kerja pada 2022.
Dalam rapat kerja membahas Target dan Realisasi Belanja atau Pendapatan TA 2021 dan Rencana Target Realisasi Belanja atau Pendapatan TA 2022 bersama PT BII, di Ruang Rapat Komisi B, Selasa lalu. Ketua Komisi B Hasan Faozi mengatakan, pihaknya mengapresiasi strategi baru yang disampaikan dalam upaya memenuhi target 2022.
Dia berharap, dengan adanya peningkatan inovasi dan strategi anyar mampu memenuhi pencapaian sesuai target yang diinginkan. Sehingga dapat lebih baik lagi, terutama dalam menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) demi pembangunan Kota Bandung.
Baca Juga: Hasan Faozi Minta Pemkot Tuntaskan Masalah Pasar Gedebage
“Pertama, saya mengapresiasi atas kehadiran PT BII yang telah memaparkan target realisasi tahun 2021. Saya berharap dengan strategi yang telah dipaparkan, target tahun 2022 ini bisa lebih baik lagi," ujar Faozi.
Sementara Anggota Komisi B Maya Himawati mendukung penuh rencana PT BII yang ingin mengoptimalkan Kiara Artha Park, sebagai salah satu obyek wisata di Kota Bandung. Hanya saja menurutnya perlu dibuat suatu perencanaan yang matang, hingga akhirnya titik wisata di Jalan Jakarta tersebut menjadi salah satu ikon daerah.
“Menurut saya, prospek dari Kiara Artha Park sangat bagus. Tinggal dipoles saja sedikit. Saya berharap ke depannya Kiara Artha bisa menjadi salah satu ikon destinasi wisata Kota Bandung, setingkat tempat wisata dan wahana terkenal lainnya,” harapnya.
Baca Juga: Khawatir PSN Bikin Alam Jabar Tak Stabil, DPRD Sambangi Kementerian LHK
Berbeda dengan Anggota Komisi B lainnya, Christian Julianto Budiman yang meminta PT BII untuk tetap fokus pada tujuan awal didirikannya BUMD tersebut. Yakni konsisten di bidang infrastruktur, agar tetap berkembang sesuai apa yang diharapkan.
“Kalau menurut saya, PT BII harus lebih fokus di bidang infrastuktur karena itu tujuan awal dibuatnya PT BII. Jangan sampai bidang lainnya berkembang, namun di bidang utama malah belum terlihat progresnya secara signifikan," jelasnya. (Yuliantono)***
Editor : inilahkoran


