Varian Omicron Menggila di Tengah PTM Kota Bandung, Pegiat Pendidikan: Pemkot Harus Evaluasi!
Penyebaran varian Omicron membuat PTM di Kota Bandung terancam. Begini saran dari pegiat pendidikan Dan Satriana untuk Pemkot.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung- Penyebaran varian Omicron Covid 19 melonjak di tengah pembelajaran tatap muka (PTM) Kota Bandung.
Banyak siswa-siswi di Kota Bandung terpapar Covid 19 yang diduga varian Omicron saat menjalani PTM, akhir-akhir ini.
Pegiat pendidikan Dan Satriana berharap Pemkot Bandung segera melakukan evaluasi berkala terkait perkembangan kasus varian Omicron Covid 19 di tengah PTM.
Hal ini sesuai dengan pertimbangan dalam SKB 4 menteri, bahwa kesehatan dan keselamatan semua warga satuan pendidikan merupakan prioritas utama yang wajib dipertimbangkan.
Baca Juga: Mulai Kim Yoo Jung hingga Kim So Hyun, Ini 5 Aktris Cilik yang Tumbuh Menjadi Wanita Cantik
"Sekolah harus memberikan perhatian yang lebih agar Satgas Sekolah mempunyai kemampuan dan konsisten menerapkan dan mengawasi protokol kesehatan di sekolah, termasuk memberikan edukasi kepada peserta didik dan orangtua," kata Dan Satriana, Selasa 1 Januari 2022.
Menurut dia, penerapan protokol kesehatan secara ketat ini yang harus secara terbuka diawasi oleh orangtua dan seluruh warga sekolah.
Meskipun, kata Dan Satriana, pemerintah pada saat ini tidak memberikan ruang bagi orangtua untuk memilih pembelajaran jarak jauh (PJJ).
Namun, lanjutnya, sekolah harus membuka komunikasi dan tetap memberikan pelayanan PJJ apabila ada orangtua yang memilih untuk tidak mengirimkan anaknya ke sekolah.
Baca Juga: Selamat di Hari Kiamat dengan Amalan Ini, Ustadzah Haneen Akira: Dapat Pertolongan Rasulullah
"Selama keputusan tersebut didasarkan pada alasan kesehatan anaknya. Ini penting dilakukan agar tidak terjadi diskriminasi dalam pelayanan pendidikan," ucapnya.
Diberitakan sebelumnya, jumlah siswa di Bandung terpapar Covid 19 terus bertambah hingga Senin 31 Januari 2022.
Kini, siswa di Bandung terpapar Covid 19 bertambah menjadi 13 orang usai dilakukan Swab Antigen Acak di 60 sekolah pada 24 hingga 28 Januari lalu.
Baca Juga: Sinopsis Ikatan Cinta 1 Februari 2022: Tak Tega, Al Izinkan Andin Ajak Jessica?
Kepala Seksi (Kasi) Kelembagaan Peserta Didik Sekolah Dasar Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung, Risman Isnaeni menjelaskan, ada 13 siswa di Bandung terpapar Covid dan satu lainnya merupakan guru.
"Itu betul ada 14 orang yang positif Covid 19. Itu diantaranya 13 orang siswa dan satu orang guru," kata Risman pada Senin 31 Januari 2022. *** (Okky Adiana)
Editor : inilahkoran


