Awal Tahun 2022, Kasus Covid 19 di Bandung Melonjak 10 Kali Lipat, Begini Penjelasan Dinkes

Dinkes menyebut kasus Covid 10 di Bandung pada awal tahun 2022 melonjak 10 kali lipat. Berapa totalnya?

Awal Tahun 2022, Kasus Covid 19 di Bandung Melonjak 10 Kali Lipat, Begini Penjelasan Dinkes
Kasus Covid 19 di Kota Bandung melonjak 10 kali lipat pada awal tahun 2022.

INILAHKORAN, Bandung- Ternyata pada awal tahun 2022, kasus Covid 19 di Kota Bandung meningkat 10 kali lipat.

Kasus harian Covid 19 di awal tahun 2022 yang melonjak 10 kali lipat dikonfirmasi Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Bandung, Rosye Arosdiani.

"Jadi kasus harian di Kota Bandung dua minggu terakhir ini ada peningkatan. Kalau kami pantau bulan Januari itu 10 kali lipat, dibanding dua minggu awal," ungkap Rosye Arosdiani.

Baca Juga: Inilah Daftar Artis dan Mantan Pesepak Bola yang Tanding Lawan Iwan Setiawan Sebelum Positif Covid 19

Berdasarkan data dari laman Pusat Informasi Covid 19, pada 18 Januari 2022 angka kasus aktif ada sebanyak 34 orang. Kemudian pada 31 Januari 2022 angka kasus aktif Covid 19 bertambah menjadi 522 orang.

Rosye mengatakan penambahan kasus tersebut didapat karena banyak masyarakat asal Kota Bandung yang diperiksa atau dites COVID-19 ketika berpergian.

Sehingga meskipun diperiksa di daerah lain, menurutnya penambahan kasus tetap menjadi data Kota Bandung karena kasus terkonfirmasi ditentukan berdasarkan domisili.

Baca Juga: Ridwan Kamil Sudah Pakai Baju Persib Mau Nonbar dengan Eko Maung, Laga Persib Vs PSM Batal Digelar

"Semua sudah terkoneksi jadi mereka bisa didapat datanya. Dan memang dua minggu terakhir ini penduduk Kota Bandung banyak yang positif," kata dia.

Sementara itu, Ketua Satgas Penanganan Covid 19 Kota Bandung Asep S Gufron mengatakan sejauh ini data warga yang terkonfirmasi varian Omicron masih berjumlah enam orang.

Sehingga data peningkatan kasus di Kota Bandung yang kini berjumlah lebih dari 500 orang itu belum bisa dikatakan terkonfirmasi varian Omicron.

Adapun menurutnya ratusan orang yang terkonfirmasi Covid 19 itu didominasi dengan pasien bergejala ringan.

Baca Juga: Terungkap! Tiga Hari Sebelum Covid 19, Iwan Setiawan Main Bola Bersama Artis, Anaknya Pun Positif Terpapar

"Kebanyakan isolasi mandiri karena gejalanya ringan, tapi kalau ada gejala berat itu segera direkomendasikan untuk diisolasi terpusat di BPSDM Jawa Barat," kata Asep.***


Editor : inilahkoran