Tinjau Ketersediaan Oksigen di Tengah Serbuan Omicron, Yana Mulyana: Mudah-mudahan Tak Terpakai

Plt Wali Kota Bandung Yana Mulyana meninjau ketersediaan oksigen di tengah masifnya penyebaran varian Omicron Covid 19.

Tinjau Ketersediaan Oksigen di Tengah Serbuan Omicron, Yana Mulyana: Mudah-mudahan Tak Terpakai
Yana Mulyana memastikan ketersediaan oksigen di Kota Bandung aman.

INILAHKORAN, Bandung- Plt Wali Kota Bandung Yana Mulyana meninjau ketersediaan oksigen di PT Aneka Gas Industri menyusul lonjakan kasus varian Omicron Covid 19.

Yana Mulyana memastikan ketersediaan oksigen di tengah serbuan varian Omicron di Kota Bandung masih terbilang aman.

“Melihat kesiapan stok oksigen, karena memang kita lihat berdasarkan data tren peningkatan kasus (Omicron). Dan Alhamdulillah beberapa rumah sakit sudah punya tanki sehingga punya stok untuk beberapa hari,” kata Yana Mulyana Senin 7 Februari 2022.

Baca Juga: Ngeri! Keras Hati itu Penyakit Terburuk, Ustadz Abdul Somad Ajarkan Cara Mengobatinya

Yana Mulyana pun menyebut, bahwa Pemkot Bandung secara berkala akan memastikan ketersediaan fasilitas kesehatan. Termasuk rumah sakit, dan tempat isolasi mandiri di setiap kewilayahan.

"Nanti kita juga akan melihat tempat-tempat isolasi mandiri, rumah sakit dan sekarang kita melihat kesiapan oksigen. Dan mudah-mudahan kita berharap oksigen ini tidak terpakai, walau sebetulnya kita melihat ketersediaan oksigen ini cukup banyak," ucapnya.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung Elly Wasliah mengatakan, bahwa saat ini 13 rumah sakit di Kota Bandung telah memiliki tangki untuk menyimpan cadangan oksigen.

Baca Juga: Inspiratif, Siswa SMPN 4 Cikalong Wetan Sulap Sampah Plastik Jadi Paving Block

"Jadi secara teknis, tidak mengandalkan tabung. Jadi dari tangki ini ada saluran langsung ke kamar-kamar pasien. Kita juga memastikan bahwa kondisi saat ini jauh lebih stabil. 17 rumah sakit juga sudah bekerjasama dengan PT Aneka Gas Industri," kata Elly Wasliah.

Ke-17 rumah sakit mitra tersebut antara lain RS Hasan Sadikin, RS Borromeus, RS Melinda, RS Advent, RS Muhammadiyah, RS Mata Cicendo, RS. Kebon Jati, RS Halmahera, dan RS Al Islam.

Wakil Direktur PT Aneka Gas Industri, Sonni Prabowo memastikan, ketersediaan oksigen di tempat ini aman.

Baca Juga: Sikap Kami: Karena Kita Budeg

Sembilan ton ketersediaan oksigen bila dikonversi setara dengan 8.000 meter kubik atau 1.300 tabung.

"Jumlah ini masih masuk ke dalam kategori aman alias tersedia. Pada Juli sampai Agustus 2021 itu, memang sedang puncak-puncaknya kasus Covid-19. Saat ini masih jauh, jadi masih aman untuk etersediaan oksigennya,” kata Sonni. *** (Yogo Triastopo)


Editor : inilahkoran