TNI AU Siapkan 2.500 Personel Komcad Tahun Ini Untuk Memperkuat Komponen Utama
Tahun ini TNI AU mempersiapkan 2500 personel Komcad yang diambil dari berbagai latarbelakang profesi sebagai bekup komponen utama
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Pada tahun ini, Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) mempersiapkan 2500 orang komponen cadangan (Komcad) yang diambil dari berbagai latar belakang profesi. Komcad adalah sumber daya nasional yang disiapkan untuk memperkuat kekuatan dan kemampuan komponen utama.
Asisten Potensi Dirgantara (Aspotdirga) KASAU, Marsekal Muda TNI Bowo Budiarto mengatakan, salah satu pengelolaan sumber daya nasional yang menjadi fokus utama pada saat ini adalah SDM pembentukan Komcad. Sumber daya nasional itu meliputi sumber daya manusia, sumber daya alam, dan sumber daya buatan.
Untuk mempersiapkan Komcad ini, Direktorat Jenderal Potensi Pertahanan pada Kementerian Pertahanan dan TNI AU menggelar Sosialisasi Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional untuk Pertahanan Negara di Gedung Balai Prajurit Cendrawasih Lanud Sulaiman, Margahayu, Kabupaten Bandung, Rabu 16 Februari 2022.
Baca Juga: Tetapkan 3.101 Komponen Cadangan, Ini Pesan Tegas Jokowi untuk Anggota Komcad
"Komcad ini dibentik dari unsur warga negara. Dilaksanakan melalui proses pendaftaran, seleksi, pelatihan dasar kemiliteran dan penetapan," kata Marsekal Muda TNI Bowo Budiarto didampingi Komandan Lanud Sulaiman, Kolonel Pnb Mokh. Mukhson.
Bowo menerangkan, pihaknya menjalankan perintah dari Kementerian Pertahanan sesuai dengan undang-undang yang ada, sehingga pada tahun ini TNI AU juga diperintahkan untuk menyiapkan Komcad.
"Komcad dipersiapkan jika suatu saat negara membutuhkan dalam keadaan bahaya atau perang. Mereka siap dimobilisasi untuk menghadapi ancaman," ujarnya.
Baca Juga: Gagah Bak Tentara! Potret Deddy Corbuzier Diangkat Prabowo Jadi Duta Komcad TNI
Perekrutan Komcad yang dilakukan TNI AU, untuk sementara akan difokuskan di Pulau Jawa. Selain di Lanud Sulaiman Kabupaten Bandung, perekrutan Komcad juga akan dilakukan di Jakarta, Solo, dan Malang. Kata dia, warga sipil yang ikut dalam pendidikan Komcad, akan mendapatkan hak dan perlindungan sosial sesuai dengan aturan perundang-undangan.
"Nanti setelah selesai pendidikan kita kembalikan ke status mereka semula. Namun kalau kita butuh untuk mobilisasi, mereka harus siap," katanya.
Dirsumdahan Ditjen Pothan, Brigjen Fahrid Amran menambahkan, tentang peta kekuatan militer dan cadangan berbagai negara di dunia. Kata dia, sebagai perbanding, negara Cina dengan jumlah penduduk lebih dari satu miliar memiliki tentara aktif sekitar 2.255.000 dan tentara cadangan pada angka 800.000 orang.
Baca Juga: Masuk Zona Merah, Ini Kekhawatiran Satgas Covid-19 Desa Bojong Kulur
Sedangkan Indonesia dengan jumlah penduduk sekitar 272.224.327 orang memiliki tentara aktif pada kisaran 445.000 orang dan cadangan pada angka 3.103 orang.
"Harapan kita sesuai Renstra memang 25 ribu per tahun. Namun sesuai kemampuan anggaran negara, kita hanya bisa merekrut sebanyak 2.500 orang per tahun," ujar Fahrid.
Fahrid menjelaskan, usia maksimal seorang calon Komcad maksimal 35 tahun. Setelah lolos seleksi, mereka akan menjalani pendidikan dasar militer selama tiga bulan. (Rd Dani R Nugraha).
Editor : inilahkoran


