Tanpa Kabel Melintang, Kawasan Dago Kota Bandung Akan Tampak Lebih Indah Akhir Februari 2022
Pemkot Bandung tengah menata kawasan Dago, Kota Bandung agar tampak lebih indah dengan memindahkan kabel-kabel yang melintang ke bawah tanah
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN,Bandung- Kawasan Dago Kota Bandung dipastikan akan tampak lebih indah pada akhir Februari 2022 ini.
Selama ini kawasan Dago, Kota Bandung memang kerap menjadi tujuan warga sekitar maupun wisatawan untuk sekadar nongkrong.
Karenanya, kawasan Dago selama ini terus dibenahi dan ditata baik dari sisi penerangan, trotoar hingga keindahan lainnya agar mampu memberi kesan berbeda.
Baca Juga: Kisruh Pembagian Zakat Ditumpangi Parpol di Cianjur, Begini Reaksi MUI
Terbaru, Pemerintah Kota Bandung pun tengah menata juntaian-juntaian kabel di kawasan Dago yang kerap mengganggu dan merusak keindahan dan memindahkannya ke saluran bawah tanah.
Penataan kabel di kawasan Dago tersebut ditargetkan selesai pada Februari 2022 ini, sehingga di akhir bulan tidak ada lagi kabel yang bertebaran di atas.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna dalam keterangan tertulisnya mengungkapkan, tidak akan ada kabel melintang di Jalan Ir. H. Juanda atau kawasan Dago pada Februari 2022 ini.
Baca Juga: Baca Doa Ini! Almarhum Syekh Ali Jaber: Sebanyak 37 Ribu Malaikat Berebut Ingin Mencatat!
Menurut Ema Sumarna, Seluruh kabel di Jalan Ir. H. Juanda, Dago akan berada di bawah tanah.
"Kabel masuk kepada fasilitas mainhole yang sudah disiapkan. Kita 25 Februari nanti penanganan penurunan kabel tiang. Mulai dari Simpang Dago sampai perempatan Jalan Martadinata (Jalan Riau) harus selesai," kata Ema Sumarna.
Ema memastikan, pemindahan kabel udara ke bawah tanah merupakan bagian dari memberikan rasa aman kepada warga. Selain itu, pemindahan kabel merupakan upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mempercantik kota.
Baca Juga: Soal Banjir di Bojong Kulur, Bupati Bogor Ade Yasin Terus Memohon Ini ke KemenPUPR
"Nantinya ada 13 ruas jalan yang akan kita benahi. Ini sudah menjadi kesepakatan dengan Apjatel (Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telkomunikasi), PT. Telkom juga PT PLN," tutur Ema.
Meski menargetkan Februari ini tuntas, Pemkot Bandung tetap memberikan waktu kepada PT Telkom untuk menata kabel. Apalagi Telkom memiliki pelanggan yang cukup banyak.
"Ada pengecualian untuk PT Telkom, minta waktu karena jumlah pelanggannya banyak, yaitu 1.500 pelanggan," ungkap Ema.
Baca Juga: Minyak Goreng Masih Sulit, Pemerintah Didesak Bentuk Satgas
"Itu logis, kita berikan toleransi waktu. Itu sudah dihitung sampai pertengahan Maret 2022 ini (rampung)," imbuhnya.
Menurutnya, saat ini penataan dari titik Taman Cikapayang hingga RS Sariningsih sudah rampung. Hal itu sudah diselesaikan oleh PT Telkom bersama pengusaha Apjatel.
"Komitmen mereka harus dijaga, kuncinya pengawasan dan pengendalian. Alhamdulilah mereka tidak lagi wanprestasi dari sisi pelaksanaan waktu sudah mereka ajukan," bebernya.***
Editor : inilahkoran


