Mengenal Sosok Raia Jingga Aliifa, SIswi SMAN 3 Bandung Yang Memiliki Segudang Prestasi

Siswi SMAN 3 Bandung Raia Jingga Aliifa banyak menorehkan prestasi di kejuaraan taekwondo dan jadi kebanggan sekolah hingga keluarganya

Mengenal Sosok Raia Jingga Aliifa, SIswi SMAN 3 Bandung Yang Memiliki Segudang Prestasi
Raia Jingga Aliifa siswi SMAN 3 Bandung banyak menorehkan prestasi di kejuaraan Taekwondo. Kendati begitu keseharian anak tunggal ini sangat sederhana.

INILAHKORAN, Bandung - Raia Jingga Aliifa siswi SMAN 3 Bandung. Dia pernah meraih Gold Medal of Speedkicking on Visual Female in Indonesia Taekwondo Virtual Challenge 2022 yang didukung oleh Kemenpora dan Kemendikbud Ristek.

Raia Jingga Aliifa merupakan sosok yang sederhana. Kesederhanaannya itu, membuat dia terus memberikan yang terbaik untuk sekolahnya, yakni SMAN 3 Bandung, juga keluarga, orang-orang terdekat serta untuk dirinya sendiri.

"Yang aku rasakan senang dan bersyukur karena pertama kali ikut jenis pertandingan ini, biasanya main di poomsae (jurus) kalau sekarang mulai nyoba speedkick (tendangan)," kata Raia Jingga Aliifa, kepada INILAHKORAN di SMAN 3 Bandung, Rabu 23 Februari 2022.

Baca Juga: Istri Cemburuan? Ini Cara Mengatasinya Sesuai Sunnah Rasul! Buya Yahya: Harusnya Senang Dicemburui

Menurutnya, dirinya sangat bersyukur karena selama ini sudah rutin latihan, udah berusaha, berdoa, ternyata ada hasil & manfaatnya. Walaupun pertandingannya masih online, tetep seru, pengumumannya itu serentak di Live Youtube.

"Jadi nonton bareng keluarga sambil deg-degan gitu. Terus setelah ditayangin, pemenang harus nunggu medali & sertifikatnya datang. Suka penasaran juga sama bentuk medalinya, tiap pertandingan unik-unik," papar gadis kelahiran 30 Januari 2005 ini.

Berlatih Taekwondo, kata dia, memang hobi dari kelas III SD. Awal tertarik karena promosi ekskul taekwondonya menarik, ada show jurus yang dikombinasikan dengan lagu yang lagi hits di zaman itu.

Baca Juga: Kembali Gulirkan Pembangunan Jalan R2, Pemkot Bogor Butuh Rp150 Miliar

"Jadi gak keliatan serem/takut berantem gitu, lebih nunjukin kalau bela diri taekwondo itu bisa dalam bentuk lain selain berantemnya," ucap Ketua OSIS SMAN 3 Bandung itu.

Apa yang harus dilakukan oleh dia, pastinya mau mempertahankan juara ini. Sama mau mencoba hal-hal baru lainnya. Kayak misalnya, dia selalu ikutnya di jenis poomsae, sekarang mencoba di speedkick. Mungkin nanti mau belajar juga jenis demo/kyoruginya.

"Selain jadi peserta pertandingannya, aku juga pernah jadi panitia. Itu jadi pengalaman seru, ketemu banyak temen-temen sesama atlet sambil mengerjakan project kepanitiaan bareng gitu. Kadang ada yang se lawan, tapi di kepanitiaan semuanya nyatu & bisa kerjasama. Kedepannya semoga bisa semakin rutin latihan & lebih banyak nyoba pengalaman baru lainnya," paparnya.

Baca Juga: Amalan Dzikir Pembuka Pintu Rezeki, Ustadzah Oki Setiana Dewi: Baca Sebanyak Mungkin

Sebagai catatan, prestasi lainnya adalah prestasi akademik, Peraih Nilai Ujian Sekolah Tertinggi untuk 7 Mata Pelajaran (SD). 10 Besar Peraih Nilai Rata-Rata Tertinggi (SMP).

Medali emas bidang kimia di Advanced Science Olympiad (ASO) 2021 tingkat SMA/MA Se-Indonesia. Top 50 bidang kimia di ASEAN Student Science Olympiad 2021 Batch 2.

Sementara Prestasi Non Akademis, Bronze Medal of Taekwondo Poomsae Individual Junior Female di Indonesian International BIHO Championship 2021.

Bronze Medal of Poomsae Individual Junior Female di Kejuaraan Taekwondo Bandung International E-Poomsae Tournament 2021.

Medali perunggu di Kejuaraan Taekwondo Poomsae Indonesian Youth Student 2021. *** (Okky Adiana)


Editor : inilahkoran