Ngatiyana: Underpass Sriwijaya Solusi Kemacetan Lalu Lintas di Cimahi

Underpass Sriwijaya rampung dan diresmikan, Plt Wali Kota Cimahi Ngatiyana merasa plong. Itu menjadi solusi kemacetan di titik tersebut.

Ngatiyana: Underpass Sriwijaya Solusi Kemacetan Lalu Lintas di Cimahi
Ngatiyana meyakini, Underpass Sriwijaya sebagai solusi kemacetan lalu lintas di Cimahi.

INILAHKORAN, Cimahi - Underpass Sriwijaya rampung dan diresmikan, Plt Wali Kota Cimahi Ngatiyana merasa plong. Pasalnya, jalan yang menghubungkan Jalan Dustira ke Jalan Sriwijaya itu solusi kemacetan yang kerap terjadi di persilangan sebidang KA itu.

Untuk itu, dia mengajak masyarakat Cimahi untuk menjaga aset daerah Underpass Sriwijaya demi kepentingan bersama. Ngatiyana pun mengapresiasi Pemprov Jabar yang memberikan bantuan pembiayaan dalam proses pembangunannya.

"Di Cimahi ini, permasalahan kronis itu kepadatan lalu lintas yang kerap menimbulkan kemacetan di berbagai titik. Salah satunya di perlintasan rel KA dari arah RS Dustira menuju Jalan Sriwijaya. Underpass Sriwijaya ini merupakan solusi tepat melancarkan arus lalu lintas," kata Ngatiyana, Rabu 23 Februari 2022.

Baca Juga: Dukung Transportasi Terintegrasi di Bandung Raya, KBB Segera Bangun Terminal Curug Agung

Untuk itu, Pemkot Cimahi pun berharap pada 2023 mendatang Pemprov Jabar memberikan bantuan kembali untuk membangun underpass di sisi timur Stasiun Cimahi.

Ngatiyana menyebutkan, pembangunan Underpass Sriwijaya itu didanai bantuan keuangan dari Pemprov Jabar dalam bentuk pinjaman pemulihan ekonomi nasional (PEN). Tentunya, Pemkot pun mengandalkan APBD Cimahi TA 2021.

Secara spesifik, Underpasss Sriwijaya itu menggunakan tipe struktur jembatan box underpass sepanjang 600 m. Dengan lebar 8,6 m, jalan itu terdiri dari dua lajur yang dilengkapi trotoar di setiap sisi masing-masing selebar 0,7 m. Underpass dengan tinggi 5,2 m itu dibangun di bawah lintasan rel kereta api Stasiun Cimahi dan bersejarah karena menjadi underpass pertama di Cimahi.

Baca Juga: Legislator Jabar Apresiasi Kolaborasi Kota Bandung dan Cimahi Dalam Mengatasi Banjir

Sementara itu, Gubernur Jabar Ridwan Kamil meresmikan Underpass Sriwijaya, Selasa 22 Februari 2022. Dia meyakini jalan bawah tanah tersebut akan mengurai kemacetan di perlintasan Contong yang selama ini menjadi kendala aktivitas warga.

Menurutnya, Underpass Sriwijaya dibangun lewat skema kolaborasi anggaran antara bantuan keuangan Pemprov Jabar sebesar Rp105 miliar untuk teknis pembangunan dengan APBD Kota Cimahi sebesar Rp1,1 miliar untuk pembebasan lahan. (*)


Editor : inilahkoran