Bagikan 100 Ribu Masker Gratis, BNPB Sebut Cimahi Kota Istimewa
Sebanyak 100 ribu masker dibagikan secara gratis oleh BNPB kepada warga di 10 lokasi yang ada di Kota Cimahi untuk menekan penyebaran Covid
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Cimahi - Sebanyak 100 ribu masker dibagikan secara gratis kepada warga oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letnan Jenderal TNI Suharyanto bersama Plt. Walikota Cimahi Ngatiyana.
Kegiatan pembagian 100 ribu masker oleh BNPB dilakukan di 10 lokasi di Kota Cimahi merupakan bentuk penegakan protokol kesehatan.
Kepala BNPB, Suharyanto mengatakan, dalam beberapa hari terakhir tren kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Cimahi mengalami kenaikan.
Baca Juga: Rupanya Sosok Ini Dibalik Keberhasilan Akademi Persib Cimahi Cetak Pemain Muda Berbakat
Menurutnya, perlu ada penekanan terkait pentingnya penerapan protokol kesehatan guna mengantisipasi penularan.
“Upaya komprehensif dalam mengantisipasi penularan Covid-19 minimal dua hal yang penting dilakukan, yakni vaksinasi lengkap dan memakai masker,” katanya.
Tak hanya itu, ia juga berperan kepada pemerintah daerah untuk tetap membagikan masker.
"Di Cimahi sangat istimewa karena gerakan ini didukung penuh TNI dan Polri. Memberikan masker kepada rakyat itu melindungi diri kita dan masyarakat dari penyebaran Covid-19, keselamatan rakyat merupakan hukum tertinggi," bebernya.
Baca Juga: Viral Warga Nganjuk Lakukan Ritual di Pantai Watu Ulo, Begini Kata Polisi
Adapun lokasi strategis tempat banyak masyarakat berkumpul yakni Kelurahan Pasirkaliki, Kelurahan Cibabat, Prapatan Citeureup, Pertigaan Cipageran, Pasar Atas dan sekitarnya, Simpang Lima Leuwi Gajah, Kelurahan Melong dan Rancabentang Cibeureum.
Sementara itu, Plt Wali Kota Cimahi, Ngatiyana berharap, kegiatan pembagian masker ini mampu mengingatkan kembali masyarakat untuk terus menjaga protokol kesehatan dan budaya baru, salah satunya memakai.
"Dengan semakin disiplin masyarakat menjaga protokol kesehatan diharapkan angka terkonfirmasi positif COVID-19 akan menurun," harapnya.
Ia menyebut, pembagian masker ini bagian dari kepedulian kepada masyarakat.
"Kita bagi di 10 titik se-Kota Cimahi. Memang di Cimahi kasusnya meningkat karena omicron, makanya harus disiplin menerapkan terutama penggunaan masker," sebutnya.
Ia menambahkan, dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap penerapan prokes, maka krisis melonjaknya kasus COVID-19 bisa dicegah.
"Untuk menekan peningkatan kasus kita bagi-bagi masker. Gejala Omicron tidak seberat varian delta, tapi tetap waspada dan wajib gunakan masker," pungkasnya. *** (agus satia negara).
Editor : inilahkoran


