Endemi Jadi Pandemi? Nggak Ngaruh ke Pemulihan Ekonomi Kata Sekda Bandung Ema Sumarna

Sekda Kota Bandung Ema Sumarna menilai perubahan status pandemi ke endemi takkan berpengaruh terhadap pemulihan ekonomi.

Endemi Jadi Pandemi? Nggak Ngaruh ke Pemulihan Ekonomi Kata Sekda Bandung Ema Sumarna
Sekda Kota Bandung Ema Sumarna

INILAHKORAN, Bandung - Rencana adanya peubahan status pandemi menjadi endemi Covid 19 oleh pemerintah belakangan ini, dinilai tidak akan memberikan pengaruh terhadap pemulihan ekonomi.

Di mata Ema Sumarna, perubahan status endemi dari yang tadinya pandemi takkan berpengaruh terhadap pemulihan ekonomi selama PPKM level 3 tidak dicabut.

Sebab, berdasarkan Peraturan Wali Kota (Perwal) Nomor 15 Tahun 2022 tentang PPKM level 3 di Kota Bandung.

Baca Juga: 82 CPNS Formasi Tahun 2021 Resmi Mendapat SK, Begini Pesan Ngatiyana

Berbagai sektor usaha seperti hotel, restoran dan cafe kembali diperketat dan dikurangi kapasitasnya.

"Perwal terbarukan kita kan masih tetap di level 3. Dalam Perwal ada beberapa pengetatan, termasuk Meeting, Incentive, Convenrion, Exhibition (MICE)," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung Ema pada Kamis 3 Februari 2022.

Ema Sumarna menyebut, penurunan kembali kapasitas diberbagai sektor tersebut tak lain akibat diberlakukannya PPKM Level 3.

Baca Juga: Shin Tae-yong Ingin Pemain Luar Negeri Tampil di SEA Games 2022

Seperti Hotel yang mengandalkan penghasilan tambahan dari MICE.

"Kalau sekarang untuk ICE nya hilang sementara ini, dan meetingnya juga berkurang dari kapasitas maksimal misal 3.000 hanya dibatasi menjadi 250. Maka saya katakan pasti ada pengaruh. Nah ini pun berlaku untuk yang lain," ucapnya.

Sambung Ema, pengurangan kapasitas pengunjung mal yang menurun kembali ke angka 50 persen serta pembatasan pengunjung restoran, cafe dan hiburan sangat berdampak terhadap penerimaan pajak.

Baca Juga: Fraksi PKS DPR RI Sayangkan Pemerintah Naikan Harga Gas Elpiji Non Subsidi

"Otomatis disaat pengunjung semakin berkurang, kan potensi peluang pendapatan, juga logika sederhana nya berkurang. Itulah yang akan sedikit memberikan pengaruh memperlambat pergerakan ekonomi di Kota Bandung," ujar dia. *** (Yogo Triastopo)


Editor : inilahkoran